Bupati Zahir : Sebelum TP 2021/2022, Semua Guru Harus Divaksin

140
Kadisdik Ilyas Sitorus meninjau pelaksanaan vaksinasi di kalangan tenaga kependidikan di Kabupaten Batu Bara

garudaonline-Tanjung Gading | Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal kedua Juni ini, merupakan salah satu upaya dilakukan pemerintah menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Batu Bara.

Dalam hal ini juga mencegah penyebaran pandemi di kalangan pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.

Zahir menekankan, sebelum tahun pelajaran baru 2021/2022 semua guru dan tenaga kependidikan di Batu Bara harus sudah mendapatkan vaksinasi, sehingga sekolah bisa kita buka dengan tetap mengikuti protokol kesehatan secara terbatas.

Hal itu disampaikan Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus kepada awak media mengutip pesan Bupati Zahir saat berlangsungnya vaksinasi massal bagi tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Batu Bara, Sabtu (26/6/2021).

Menurut Ilyas, ada dua gedung besar sengaja disiapkan Pemkab Batu Bara bersama Polres dan PT Inalum yaitu GOR dan MPH PT Inalum.

Ilyas menyebutkan, Bupati Zahir bersama Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH MH dan OPD terkait melakukan pemantauan langsung memastikan pelaksanaan vaksinasi massal berjalan dengan lancar dan kondusif.

Selain jajaran petinggi Kabupaten Batu Bara, turut hadir langsung dari Polda Sumatera Utara, Dir Sabhara Polda Sumut Kombes Pol Yus Nurjaman dan rombongan.

Menurut Ilyas, sehubungan masih tingginya penyebaran Covid-19, Pemkab Batu Bara bersama TNI, Polri dan PT Inalum kembali melaksanakan vaksinasi massal yang kedua pada Juni ini.

Pelaksanaan vaksinasi kali ini selain ditujukan kepada masyarakat juga kepada tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara.

Ilyas memastikan sekolah-sekolah yang guru dan tenaga kependidikannya sudah mendapatkan vaksinasi akan diberikan izin melakukan pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Saat ini terdapat 162 dari 305 sekolah di Batu Bara yang sudah melaksanakan tatap muka terbatas sejak 7 September 2020 sampai sekarang. “Alhamdulillah semua berjalan lancar dan insya Allah tidak menimbulkan klaster baru,” kata Ncekli, sapaan akrab Ilyas Sitorus.

Ini semua berkat kerja sama semua pihak, baik sekolah/ guru, masyarakat dan TNI/ Polri dan tentunya juga Pemkab Kabupaten Batu Bara yang terus menerus melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Karenanya, Ilyas mengajak keluarga besar Dinas Pendidikan Batu Bara agar memanfaatkan kesempatan vaksinasi massal ini, agar kita bisa bersama-sama melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas pada TP 2021/2022 mendatang.

Sebagaimana disampaikan Mendikbud RI Nadiem Anwar Makarim, guru dan tenaga kependidikan yang sudah menerima vaksinasi, sekolahnya wajib melaksanakan tatap muka secara terbatas dengan tetap mengikuti prokes.

Sedangkan, bagi orangtua yang anaknya keberatan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas maka pihak sekolah wajib memberikan layanan pendidikan melalui PJJ/ daring.

Hari ini ada 1.000 tenaga pendidikan dan kependidikan yang kita harapkan datang sedangkan jumlah sebelumnya sudah 5.034 orang tenaga pendidik dan kependidikan yang telah mendapatkan vaksinasi.

“Dengan demikian tersisa sekitar 2.000-an lagi yang insya Allah akan kita tuntaskan sebelum tahun pelajaran baru 2021/2022,” kata Kadisdik yang dikenal sebagai sahabat pers ini.(UJ)

Berita sebelumyaKabupaten Langkat Gunakan 13.165 Vaksin Dose 1 dan 2
Berita berikutnyaRamlan Sitompul Terpilih Sebagai Ketua IDI Sumut