Kapolres Bireuen Launching Cot Bada Jeumpa Jadi Gampong Tangguh Anti Narkoba

542
Kapolres Bireuen dan Gampong Cotbada Kecamatan Jeumpa diabadikan bersama usai launching Kampung Tangguh Anti Narkoba.(garudaonline/ Suherman Amin)

garudaonline-Bireuen | Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi, memimpin launching Gampong Cotbada Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen, sebagai Kampung Tangguh Anti Narkoba.

Nurdin Ismehram kepada garudaonline, Rabu (30/62021), acara yang dilaksanakan di Komplek Meunasah Gampong tersebut dihadiri berbagai kalangan dari pemerintah, BNN, tokoh agama dan para Keuchik.

Hadir juga elemen masyarakat lainnya bertujuan untuk menuju hidup sehat dan produktif tanpa narkoba, sehingga dengan mudah dapat meningkatkan ekonomi kreatif dan inovatif.

Keuchik Gampong Cotbada, Bahrul Fazal yang juga Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Kabupaten Bireuen menyatakan, terharu dan bangga sekaligus mengapresiasi terpilihnya Cotbada sebagai salah satu desa tangguh anti narkoba.

“Saya selaku Keuchik Gampong akan terus berupaya keras bersama aparatur gampong, Lembaga Gampong (Tuha Peut), Teungku Imum serta masyarakat tetap mendukung langkah-langkah dalam pemberantasan narkoba yang merupakan musuh kita bersama,” kata Bagrul Fazal.

Disebutkan, pihaknya mengapresiasi kinerja aparat kepolisian serta pihak terkait yang telah bekerja keras, dalam memberantas narkoba serta menindak tegas jaringan pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Bireuen.

Selanjutnya, telah menobatkan Kampung Tangguh Anti Narkoba Cotbada yang merupakan program Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi.

Sementara Kapolres AKBP Taufik Hidayat mengatakan, Gampong Cot Bada merupakan satu-satunya dan pertama desa di Kabupaten Bireuen ditetapkan untuk program tersebut, sehingga diharapkan dapat diikuti desa lain di wilayah Bireuen.

Kapolres menyebutkan, dari 100 persen tindak pidana terjadi di Kabupaten Bireuen, 80 persen di antaranya penyalahgunaan narkoba dan penyalahgunaan narkoba, sudah masuk kategori berbahaya.

“Masalah itu bukan dari berapa banyak barang bukti yang diamankan pihak kepolisian, namun betapa dinamisnya tersangka yang ditangkap dari berbagai latar belakang dan usia,” ujarnya.

Terkait masalah tersebut, Kapolres mengharapkan, pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Bireuen harus menjadi perhatian khusus semua pihak. Tapi, tidak semua mereka dipidana, ada juga penyalahgunaan narkoba perlu direhabilitasi, sebab sebahagian pengguna bagian dari korban juga.

Kapolres Taufik Hidayat sangat setuju dan mendukung Kabupaten Bireuen dibangun panti rehabilitasi narkoba, karena merupakan salah satu instrumen berjalannya pencegahan narkoba.

Gampong Cotbada Kecamatan Jeumpa ini menjadi contoh bagi gampong lainnya dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. “Dinobatkan sebagai Gampong tanguh anti narkoba berarti ada peran semua pihak untuk lebih menekan penyalahgunaan narkoba,” harapnya.(HERA)

Berita sebelumyaPelaksanaan Vaksinasi di Langkat Dosis I 43.780, Dosis II 22.693
Berita berikutnyaWali Kota Amir Hamzah Lantik Sekda dan Kepala Bappeda Kota Binjai