Bupati Langkat : Pendapatan Daerah TA 2020 Sebesar Rp2,1 Triliun

128
Bupati Langkat Terbit Rencana PA saat memberi penjelasan di DPRD

garudaonline-Langkat | Bupati Langkat Terbit Rencana PA didampingi Wakil H Syah Afandin menyampaikan penjelasan Ranperda APBD Kabupaten Langkat TA 2020 pada rapat paripurna DPRD Langkat, Kamis (1/7/2021).

Bupati menyampaikan, sesuai peraturan daerah Langkat No 3 tahun 2020/ 28 September 2020, tentang PAPBD TA 2020 terdiri dari pendapatan sebesar Rp2.180.786.190.792,00 (Rp2,1 triliun).

Belanja sebesar Rp2.438.362.154.104,36 (Rp2,4 triliun) dan terjadi defisit/ kekurangan anggaran sebesar Rp257.575.963.312,36 (Rp257 miliar).

Sementara, pendapatan daerah TA 2020 mencapai Rp2.122.684.872.331,88 (Rp2,1 trilyun atau 97,34 persen dibandingkan dengan target Rp2.180.786.190.192,00 (Rp2,1 triliun).

Anggaran belanja daerah yang terealisasi sebesar Rp2.183.224.861.799,75 (Rp. 2,1 triliun) atau 89,54 persen dari target Rp.2.438.362.154.104,36 (Rp2,4 triliun)

Untuk pembiayaan dibagi dalam 2 kelompok, yaitu kelompok penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp264.938.924.196,36 (Rp264 miliar), sedangkan kelompok pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp7.362.960.884,00 (Rp7,3 miliar).

Selanjutnya, Bupati menyampaikan laporan arus kas dan neraca daerah yang merupakan laporan tidak terpisahkan dalam laporan pertanggungjawaban.

Untuk arus kas, terdapat saldo akhir kas per 31 Desember 2020 sebesar Rp197.035.973.844,49 (Rp197 miliar).

Terakhir, bupati menyampaikan neraca daerah. Dari hasil penyusunan neraca daerah Langkat TA 2020 yang mengacu pada format yang disajikan dalam pernyataan standar akuntansi pemerintah (SAP).

Aset lancar Pemkab Langkat seluruhnya sebesar Rp298.238.251.060,57, jumlah investasi jangka panjang Rp30.830.540.884, aset tetap sebesar Rp3.575.480.386.191,87 dan jumlah aset lainnya Rp149.848.164.162,98.

Sedangkan jumlah kewajiban terdiri dari jumlah kewajiban jangka pendek sebesar Rp5.727.532.850,33 dan jumlah ekuitas dana sebesar Rp4.048.669.809.449,09.

Sementara, Ketua DPRD Langkat Sribana PA selaku pemimpin paripurna, minta kepada bupati untuk menjawab seluruh pertayaan yang disampaikan delapan fraksi DPRD Langkat melalui pandangan umum fraksi.

“Kami minta Bupati Langkat agar dapat menyampaikan jawabannya esok, pada 2 Juli 2021,” harap Sribana PA.

Paripurna diakhiri penandatangan berita acara tentang penyerahan Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Langkat TA 2020, oleh Bupati dan Ketua DPRD Langkat.

Turut hadir segenap anggota DPRD Langkat, unsur forkopimda, para pemimpin perangkat daerah dan undangan lainnya.(SLM)

Berita sebelumyaHari Bhayangkara, Dandim 0203/Lkt Beri Surprise kepada Kapolres Binjai
Berita berikutnyaKetua DPRD Minta Pemko Binjai Tempatkan Pejabat Sesuai Kompetensi