LDK Al-Kautsar Universitas Malikussaleh Gelar Great Muslimah Training

198
Peserta GMT Universitas Malikussaleh mengikuti secara daring

garudaonline-Lhokseumawe | Lembaga Dakwah Kampus (LDK) merupakan salah satu organisasi mahasiswa di Universitas Negeri Malikussaleh Lhokseumawe Nanggroe Aceh Darussalam, menggelar kegiatan Great Muslimah Training sehari penuh, Minggu (8/8/2021).

Pembina LDK Al Kautsar, Yanita SE MM dalam sambutannya mengharapkan, kegiatan ini dapat menambah ilmu serta tidak lupa pula untuk diaplikasikan dalam kehidupan.

“Di samping itu menjadi bahan muhasabah diri sehingga menjadi muslimah yang syar’i, berprestasi serta menginspirasi,” kata Yanita.

Untuk itu, lanjut dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh itu, kegiatan semacam ini harus terus ditingkatkan lagi di kalangan mahasiswa khususnya bagi kaum perempuan guna menimbulkan sifat kreatif, terarah, dan menginspirasi mahasiswa itu sendiri untuk mengahadapi tantangan globalisasi ke depan.

Sebelumnya, ketua panitia pelaksana Audina Azhara dalam laporannya menyampaikan tujuan LDK, yaitu menciptakan kampus madani terlebih pada situasi pandemi Covid-19 seperti ini, kegiatan-kegiatan positif mahasiswa bersifat edukasi harus tetap berjalan walaupun dengan media daring.

Karena, tambah Audina, LDK Al-Kautsar berinisiatif untuk terus tetap melaksanakan kegiatan-kegiatan positif bagi mahasiswa sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu salah satunya pendidikan.

LDK Al Kautsar melalui bidang Kemuslimahan melaksanakan kegiatan tahunan dalam bentuk Great Muslimah Training 1 (GMT 1).

Kegiatan GMT ini merupakan agenda training kemuslimahan diadakan Departemen Kemuslimahan LDK Al-Kautsar, bertujuan untuk membangun tsaqofah, soft skill dan leadership para muslimah Universitas Malikussaleh terkhusus kader muslimah LDK Al-Kautsar.

Audina juga melaporkan pada kesempatan kali ini kegiatan GMT mengangkat tema “Be Great Muslimah Syar’i, Berprestasi, Menginspirasi”. Kegiatan tersebut dilaksanakan satu hari penuh melalui media daring yang diikuti 30 peserta.

Acara tersebut dilakukan dengan beberapa penyampaian materi dari narasumber berbeda-beda, materi pertama (Konsep Diri Muslimah) disampaikan Apt Atmapepasni SSi, materi kedua (Urgensi Life-Skill Basic Muslimah) disampaikan Cut Ade Musfira SIkom, materi ketiga (Figur Muslimah Teladan) disampaikan Ustazah Reni Eka Sari SPdi.

Cut Ade Musfira sebagai narasumber mengangkat Urgensi Life-Skill Basic Muslimah, menutup materinya dengan pesannya setiap Muslimah masing-masing mempunyai potensi tersendiri di dalam dirinya.

Maka dari itu, muslimah harus menggali dan menemukan potensi tersebut serta mengembangkannya. Ada 4 General Basic Life Skill yang setidaknya harus dimiliki oleh seorang Muslimah, yaitu kecakapan personal, sosial, kesadaran diri serta kecakapan berpikir.

Dalam meteri Figur Muslimah Teladan yang dibawakan Ustazah Reni Eka Sari menyampaikan, ada 4 figur wanita terbaik yang sepatutnya dijadikan teladan bagi muslimah.
Di antaranya pertama Maryam, wanita ahli ibadah yang menjaga kesucian dirinya dan dari beliaulah lahir seorang utusan Allah yaitu Nabi Isa AS.

Kedua Asiyah, wanita yang tidak silau akan gemerlapnya kekuasaan dan kekayaan sang suami, Fir’aun. Beliau lebih memilih untuk taat dan beriman kepada Allah semata.

Ketiga Khadijah, wanita mulia yang terukir indah namanya di hati Rasulullah dan umatnya sepanjang zaman. Beliau rela menghabiskan hartanya demi penyebaran Islam.

Keempat Fathimah, putri Rasulullah SAW yang lemah lembut hatinya. (SLM)

Berita sebelumyaSinergi untuk Lindungi Petugas Frontliner KAI, UNIQLO Indonesia Berikan Dukungan 33 Ribu Masker AIRism
Berita berikutnyaPemkab Bersama dan Kapolres Kodim 0203/ Langkat Rakor dengan Gubsu