Messi Effect : PSG Untung, Barca Buntung

257
Fans PSG dilanda euforia dan menyambut meriah kedatangan pemain terbaik dunia, Lionel Messi

garudaonline-Medan | Kedatangan mega bintang Lionel Messi ke Paris Saint Germain (PSG), langsung memberikan efek nyata kepada kedua klub, yaitu PSG dan bekas klubnya Barcelona.

Messi effect membuat PSG benar-benar ketiban untung. Tidak saja karena mereka berhasil mendapatkan bintang terbaik dunia dengan status bebas transfer, melainkan juga memperoleh dampak signifikan dari sisi bisnis.

Terbukti, baru beberapa menit melincurkan jersey Messi bernomor punggung 30, jersey yang dijual dengan harga Rp1,8 juta itu, langsung ludes terjual diburu para fans fanatik PSG.

Selain itu kehadiran Messi juga berimbas pada meningkatnya follower Instagram PSG, serta dapat dipastikan akan semakin banyak mengundang kehadiran para sponsor untuk berinvestasi.

Tak cuma itu saja, diperkuat Messi, Neymar, dan Mbappe, membuat PSG menjadi klub terkuat di dunia saat ini, dan berpeluang besar akan merajai kompetisi Eropa (Liga Champions) musim ini.

Sebaliknya, Barca langsung buntung dan dilanda kerugian besar. Barcelona dikabarkan mengalami penurunan signifikan dalam penjualan jersey musim 2021/22 pasca kepergian sang megabintang.

Messi tak bisa memperpanjang kontraknya di Barcelona karena ada masalah dengan pihak La Liga. Pemain 34 tahun itu pun akhirnya harus berpisah dengan klub yang ia bela dalam 17 tahun karier profesionalnya.

Barcelona masih menjual jersey Messi di toko merchandise resmi mereka di Camp Nou pada hari di mana sang pemain terbang ke Paris. Penjualan pun masih cukup ramai pada hari tersebut.

Namun, setelah itu segalanya berubah. Jurnalis AS, Javi Miguel mengklaim, Barcelona mengalami penurunan mencapai 80 persen dalam penjualan jersey terbaru mereka sejak Senin kemarin.

Selain itu, sponsor disebut mulai menjauh dari Barcelona yang sejatinya tengah berusaha untuk kembali menyeimbangkan neraca keuangan mereka.

Kabar tersebut jelas menjadi pukulan telak bagi Barcelona. Pasalnya, selama ini delapan dari 10 jersey Barcelona yang terjual adalah kostum nomor punggung 10 milik Messi.

Penurunan ini pun diyakini membuat Barcelona akan mengalami kehilangan pendapatan mencapai 20 hingga 30 juta euro.

Kini, Barcelona lewat petingi Diagonal Inversiones, Marc Ciria menyatakan harapannya pada rekrutan baru Memphis Depay untuk mendongkrak penjualan jersey.

“Dia bisa tampil di lima dari setiap 10 jersey yang terjual dan dengan demikian menghindari penurunan penjualan lebih dari 30 persen dalam jangka pendek,” tutur Ciria.

Namun harapan itu kelihatannya akan sulit menjadi kenyataan, sebab sosok Memphis Depay masih sangat jauh dibandingkan dengan popularitas dan kehebatan Messi. Rasainlah, Barca.(**/UJ)

Berita sebelumyaPengurus MD Forhati Kota Binjai 2021-2026 Dilantik
Berita berikutnyaPolda Jatim Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Papua di Surabaya