Sambut HUT RI, Bupati Asahan dan Forkopimda Dengarkan Pidato Presiden

150
Bupati Surya bersama unsur Forkopimda Asahan mengikuti pidato kenegaraan Presiden RI. (garudaonline/ Hamdan Rangkuti)

garudaonline-Kisaran | Bupati Asahan bersama unsur Forkopimda menyambut HUT ke-76 RI, dengan mendengar pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo di Aula Rambate Rata Raya DPRD Asahan, Senin (16/8/2021).

Pada pidatonya, Presiden mengatakan, selama satu setengah tahun diterpa pandemi covid-19, telah terjadi penguatan signifikan dalam perilaku dan infrastruktur kesehatan kita, sekaligus penguatan kelembagaan nasional.

Kesadaran, partisipasi dan kegotongroyongan masyarakat menguat luar biasa. Kelembagaan pemerintahan lintas sektor dan lintas lembaga negara, serta antara pusat dan daerah sampai dengan desa, juga mengalami konsolidasi.

Hal ini membuat kapasitas sektor kesehatan meningkat pesat dan semakin mampu menghadapi ketidakpastian yang tinggi dalam pandemi.

Dari sisi masyarakat, kesadaran terhadap kesehatan semakin tinggi. Kebiasaan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, telah menjadi kesadaran baru.

Gaya hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, berolah raga, dan mengonsumsi makanan yang bernutrisi, terasa semakin membudaya.

“Hal ini merupakan modal besar untuk menuju masyarakat yang lebih sehat dan dalam pengembangan SDM yang berkualitas,” kata Presiden.

Presiden juga mengatakan kesadaran dan antusiasme masyarakat untuk divaksin, memperoleh layanan kesehatan, memperoleh pengobatan, serta saling peduli juga semakin tinggi.

Pandemi telah mengajarkan bahwa kesehatan adalah agenda bersama. Pandemi telah menguatkan institusi sosial di masyarakat dan semakin memperkuat modal sosial kita.

Jika ingin sehat, warga yang lain juga harus sehat. Jika ada seseorang yang tertular Covid-19, maka hal ini akan membawa risiko bagi yang lainnya.

“Penyakit adalah masalah bersama, dan menjadi sehat adalah agenda bersama,” sambungnya.

Mari kita pegang teguh nilai-nilai toleransi, Bhineka Tunggal Ika, Gotong Royong dan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kita lewati ujian pandemi dan ujian-ujian lain setelah ini, dengan usaha yang teguh, disertai dengan doa pengharapan yang tulus

Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, yang menjadi semboyan Bulan Kemerdekaan pada tahun ini, hanya bisa diraih dengan sikap terbuka dan siap berubah menghadapi dunia yang penuh disrupsi.

“Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, hanya bisa dicapai jika kita semua bahu-membahu dan saling bergandeng tangan dalam satu tujuan,” pungkas Presiden. (Hans)

Berita sebelumyaTiga Pasien RSJ Prof Dr M Ildrem Positif Covid-19
Berita berikutnyaPemkab Langkat Kembali Berikan Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Dosis 1