Pembangunan Empat Kubah Masjid Al Amin Pulo Ara Geudong Tengah Dilanjutkan

240
OK Hamdani

garudaonline-Bireuen | Dalam rangkaian percepatan pembangunan empat kubah Masjid Al Amin Pulo Ara Geudong Teungoh, yang sempat terhenti, saat ini kembali dilanjutkan dan Sabtu (21/8/2021) dilakukan pengecoran.

Pembangunan empat kubah masjid tersebut dikendalikan Ketua BKM Muhammad Nazir, dengan menunjuk OK Hamdani yang akrab disapa Teungku Indra Karya sebagai ketua pembangunan.

Penetapan OK Hamdani sebagai ketua pembangunan sesuai musyawarah mufakat Tgk Imum Chik dan pengurus BKM dengan Keuchik H Ridwan Aziz SH dan aparatur pemerintah desa setempat yang pembangunannya di bawah pengawas, Kepala Dusun Sejahtera Junardi Jufri dan Wakilnya Kepala Dusun Damai Tgk Nasruddin.

Keuchik Pulo Ara Geudong Teungoh H Ridwan Aziz, ketika dikonfirmasi membenarkan, empat kubah masjid yang sempat terhenti, kini bisa dibangun dengan pengumpulan dana Rp1,1 miliar.

“Hari ini (Sabtu) dilakukan pengecoran keseluruhan dan pelaksanaannya dipimpin Kepala Tukang Mukhlis Bireuen Reuleut,” sebut Pak Keuchik Pulo Ara Geudong Teungoh Bireuen, Ridwan Aziz.

Dia menyebut, dana Rp 1,1 miliar bersumber murni dari masyarakat para donator terutama masyarakat Pulo Ara Geudong Teungoh dan Bandar Bireuen serta bantuan dari para donator dermawan di Bireuen dan luar daerah.

Ridwan merasa bersyukur atas kerja sama dan kekompakan panitia pembangunan masjid, relawan yang sudah bekerja keras untuk bekerja sama dan saling besinergi untuk membangun masjid tercinta.

Disebutkan, sampai tahap pengecoran dan pemasangan kerangka kubah yang nantinya pemasangan kubah, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah berinfaq uang, tenaga maupun bahan bangunan.

“Semoga apa yang kita inginkan dipermudahkan urusannya dan dijabah oleh Allah SWT,” kata Keuchik Ridan Aziz.

Ketua pembangunan Masjid Al Amin Puloara Geudong Tengoh Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, OK Hamdani mengatakan, saat ini pihaknya tengah eksis melanjutkan percepatan pembuatan empat kubah sesuai progam perencanaan perpaduan pembuatannya dari hasil peninjauan ke Masjid Blang Malu Pidie dan Masjid Tgk Harun Keuchik Leumi di Banda Aceh.

Sementara, Ketua BKM Teungku Muhammad Nazir menjelaskan, pihak panitia terus eksis melanjutkan pembangunan sesuai dana yang sudah ada dan bertahap.

Dan bila ada para donator yang ingin menyalurkan bantuannya untuk percepat proses pembuatan lanjutan Rumah Allah yang berdiri megah dan kokoh di tengah Kota Bireuen.

Dengan lokasi sangat strategis Jalan Medan–Banda Aceh berdekatan dengan Pos Satlantas dan PT Telkom serta area terminal bus lama Bireuen, persisnya persimpangan Pulo Ara.

Ketua pengawas lapangan Junardi Jufri mengatakan, kubah masjid yang akan dibuat sampai selesai ada empat buah dan hari ini pengecoran keseluruhan termasuk empat tiang penyengga dan pingiran keseluruhan tempat duduknya kubah.

Disebutkan, dari empat ubah yang dibuat itu, satu di antaranya kubah besar berukuran besar 10 x 10 meter, sementara tiga kubah lainnya kecil berukuran 2,5 x 2,5 meter.

Junardi Jufri didampingi wakilnya Teungku Nasruddin menambahkan, Masjid Al Amin yang berlantai dua diperkirakan berukuran 30 x 20 meter dengan luas 600 m2 bujur dibangun di atas sebidang tanah wakaf seluas 6.478 m2.

“Masjid Al Amin adalah satu-satunya masjid tertua di Kabupaten Bireuen yakni Masjid Kemukiman Geudong yang memang di kala itu masih belum pemekaran dan Pulo Ara Geudong Tengoh masih satu dusun Desa Geudong-Geudong,” kata Junardi. (HERA)

Berita sebelumyaDiduga Langgar Aturan PPKM Level 4, Pengunjung Kafe di Medan Langsung Swab di Tempat
Berita berikutnyaPeringati 10 Muharram 1443 H, SMKS-PP Putra Jaya Stabat Santuni Anak Yatim