Ichsanul Arifin : SMK PK Harus Miliki Nilai Jual

402
Kabid SMK Dinas Pendidikan Provsu Ichsanul Arifin SSTP

garudaonline-Langkat | Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK-PK) harus mampu mempunyai nilai jual.

Keberhasilan SMK PK terletak kepada kepala sekolah, guru dan siswa.

Hal itu disampaikan Kabid SMK Dinas Pendidikan Provsu, Ichsanul Arifin SSTP di hadapan para guru ketika melakukan kunjungan ke SMKS-PP Putra Jaya Stabat, Senin (6/9/2021) di Perdamaian Stabat.

Lebih jauh dikatakan Ichsan, SMKS-PP Putra Jaya Stabat merupakan salah satu SMK di Kabupaten Langkat yang dipilih menjadi SMK Pusat Keunggulan.

Tentunya sebagai SMK PK wajib merubah mindset ke depan, kalau SMKS-PP ini mau memiliki nilai jual di mata masyarakat.

Untuk mencapai nilai jual itu, tambah Ichsan, yang juga pernah menjabat Kacabdis Binjai-Langkat ini tergantung pada tiga hal yakni kepala sekolah, guru dan siswa.

Di samping itu, kata Ichsan, sebagai SMK PK tentunya baik kepala sekolah maupun para guru memiliki inovasi baru yang diterapkan kepada siswa.

Dalam pengelolaan sebagai sekolah pusat keunggulan tentunya SMKS-PP Putra Jaya mampu menggandeng Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dan Perguruan Tinggi.

“Kedua elemen ini sangat mendukung kemajuan SMKS-PP sebagai sekolah unggulan,” ujarnya.

Ichsan yakin apabila muncul berbagai inovasi baik dari kepala sekolah dan guru dan mampu berkolaborasi dengan DUDI, akan semakin tampak keunggulan di SMKS-PP Putra Jaya Stabat.

Ichsan mencontohkan SMKS-PP Putra Jaya Stabat yang memiliki jurusan Perkebunan dan Peternakan. Sejauh ini berapa produksi untuk ternak ayam yang diusahakan sekali produk.

Begitu juga dengan perkebunannya apa saja pembibitan yang telah diproduksi bagaimana pemasarannya.

“Ini menjadi perhatian kita semua sebagai sekolah unggulan. Kita berharap semua pemangku kepentingan mampu berkolaborasi untuk kemajuan sekolah,” harap Ichsan.(SLM)

Berita sebelumyaPolres Binjai Kembali Gelar Vaksinasi Tahap I untuk Pelajar dan Masyarakat
Berita berikutnyaBPODT Gandeng BRI Kelola Dana Badan Layanan Umum