Warga Plimbang Heboh, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Semak

438
Warga Pelimbang Bireuen dihebohkan penemuan mayat tanpa identitas yang membusuk di semak belukar

garudaonline-Bireuen | Warga Kecamatan Plimbang Kabupaten Bireuen heboh, penemuan mayat telah membusuk di semak belukar pinggir jalan nasional Banda Aceh-Medan, dengan kondisi tinggal kerangka, Senin (6/9/2021).

Keuchik Pon (55), warga Desa Plimbang membenarkan ada penemuan mayat namun tidak diketahui dan disebut bukan warganya, apalagi tidak jelas karena hanya tinggal kerangka.

Sementara yang menemukan pertama Zainab, warga Plimbang mengatakan, kerangka manusia membusuk ditemukan secara tidak sengaja saat mereka tengah mencari pelepah daun kelapa kering untuk dijadikan lidi.

Disebutkan, sejak beberapa hari terakhir sejumlah warga di lingkungan tersebut menyebut, ada aroma yang tak sedap tercium, namun itu diperkirakan berupa bau bangkai binatang yang tergilas kendaraan di jalan.

Zainab menjelaskan, pada saat sedang mencari daun kelapa pada, Senin kemarin terlihat berupa bangkai yang telah membusuk dan bahkan hampir terpijak, setelah diperhatikan tenyata itu kerangka manusia.

Seketika itu juga memberitahukan kepada keluarga dan perangkat desa yang kemudian dilanjutkan ke pihak Polsek, Koramil dan Puskesmas Plimbang.

Disebutkan, tidak seperti biasanya naluri saya merasa terpanggil ke lokasi bagaikan ada yang membisik sesuatu di telinganya.

Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH melalui Kanit Identifikasi Satreskrim, Aipda Azrul Aswan kepada wartawan di lokasi membenarkan, telah ditemukan mayat membusuk oleh Zainab dalam semak belukar di sebuah kebun.

Zainab merupakan warga setempat yang kesehariannya membuat sapu lidi, mayat tersebut dijumpainya ketika sedang mencari daun kelapa kering untuk dijadikan bahan penyapu seketika diberitahukan ke warga dan perangkat desa.

Sehingga hal tersebut menjadi heboh, kemudian pihak Pospol, Posramil dan tenaga medis mendatangi TKP. Penemuan dimaksud juga dilaporkan warga kepada Babinsa Koptu Afrizal yang berdinas di Koramil 04 Peudada.

“Mengetahui kabar tersebut Afrizal langsung menghubungi kami dari Kepolisian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),” papar Asrul.

Dikatakan Asrul, saat ini pihaknya belum mengetahui identitas korban, dikarenakan tidak adanya identitas ditemukan di sekitar lokasi. Sehingga tidak ada petunjuk mengarah pada korban, selain dalam bentuk pakaian.

Di TKP hanya turut ditemukan pakaian yang terdiri dari celana panjang dan baju. Korban diduga berjenis kelamin laki-laki, berdasarkan ciri-ciri pakaian berupa celana jeans dan baju kaus oblong berwarna hijau.

“Sedangkan menyangkut Identitasnya belum bisa kita ketahui,” kata Kanit Inafis, Aipda Azrul Aswan

Tim Inafis Polres Bireuen akan melakukan penelusuran lebih lanjut, terhadap kerangka tersebut dibawa ke RSUD dr Fauziah Bireuen guna kepentingan Otopsi dan identifikasi.

Sejauh ini, belum ada masyarakat sekitar yang melaporkan, terkait anggota keluarga yang menghilang. Diperkirakan tidak ada warga Adang Kasab yang menghilang, berdasarkan tidak adanya laporan dari masyarakat setempat.

“Untuk memastikan identitas korban, kita menunggu hasil identifikasi dari kerangka yang dikeluarkan pihak medis,” kata Azrul.(Hera)

Berita sebelumyaKetua PA Stabat dan PWI Langkat Jalin Sinergi untuk Edukasi Masyarakat
Berita berikutnya11 Guru Penggerak dan 5 Siswa Berprestasi di Bireuen Terima Penghargaan