Pemkab Asahan Ikuti Monitoring Covid dengan Menko Perekonomian dan Gubsu

133
Sekda bersama OPD Pemkab Asahan ikuti rapat monitoring Covid secara virtual dengan Gubsu dan Menko Perekonomian RI. (garudaonline/ Hamdan Rangkuti)

garudaonline-Kisaran | Pemkab Asahan diwakili Sekda bersama OPD mengikuti Rakor, Monitoring dan Evaluasi Perkembangan Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara secara virtual dari Command Center Kantor Bupati, Kamis (9/9/2021).

Gubsu Edy Rahmayadi dalam rapat menyampaikan secara langsung perkembangan dan penanganan covid-19 di Sumatera Utara kepada pimpinan rapat, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Saat ini di Sumatera Utara kasus aktif Covid-19 telah menurun dari 23,57 % menjadi 19,51 % dan tingkat keterisian rumah sakit cenderung menurun (BOR 29,61%) di bawah ambang maksimal WHO yakni 60%.

Gubsu juga menyampaikan, target vaksinasi di Sumatera Utara sebanyak 11.419.559 orang, telah direalisasikan untuk Dosis I : 2,6 juta orang (23%), Dosis II : 1,6 juta orang (14%) dan Dosis III : 24,715 juta orang (34,78%).

Untuk status PPKM sendiri, di Provsu ada 3 Kabupaten/Kota yang berada pada PPKM level 4, 17 Kabupaten/Kota yang berada pada PPKM level 3, dan 13 Kabupaten/Kota yang berada pada PPKM level 2.

Selain itu, Gubsu juga menyampaikan kondisi perekonomian terkini Sumatera Utara, yang pada saat ini pertumbuhan ekonomi Semester I tahun 2021, tumbuh 49,5% dengan pertumbuhan tertinggi berasal dari ekspor (18%) produksi pertanian dan perkebunan 4,9%.

Selanjutnya, disampaikan tentang program bantuan tunai untuk Pedagang Kaki LIma (PKL) di antaranya program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan disalurkan pemerintah.

Ini akan sangat membantu para PKL yang ada di Sumatera Utara yang jumlahnya kurang lebih 2,3 juta PKL. Dengan bantuan tersebut PKL akan dapat tetap berusaha di tengah krisis dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dan Program Kartu Pekerja. Pandemi Covid-19 telah berdampak pada meningkatnya pengganguran, Untuk Sumatera Utara Pencari Kerja berjumlah 22.352 Orang.

Dengan Program Kartu Pekerja, diharapkan dapat memberikan modal kerja dan keterampilan, sehingga mampu untuk berwirausaha dan menciptakan berbagai kegiatan produktif yang inovatif dan kreatif.

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumut dalam menurunkan kasus aktif covid-19.

“Hingga per 8 September 2021 di Sumatera Utara 15.685 kasus, menurun 37,42% dibandingkan 9 Agustus lalu,” ungkap Airlangga. (Hans)

Berita sebelumyaMenko Airlangga Serahkan Piala TPID Award 2021 ke Gubernur Sumut
Berita berikutnyaEksepsi Terdakwa Dugaan Penggelapan Harta Warisan Ditolak Hakim