Presiden Jokowi Imbau Kepala Daerah di Sumut Percepat Vaksinasi Covid-19

438
Bupati Asahan Surya diabadikan bersama Presiden Jokowi usai memberikan imbauan kepada kepala daerah se-Sumatera Utara

garudaonline-Kisaran | Bupati Asahan, H Surya bersama kepala daerah di Sumatera Utara menerima imbauan dari Presiden RI Joko Widodo untuk mempercepat vaksinasi CVovid-19.

Imbauan tersebut disampaikan saat menghadiri kunjungan kerja dan menerima arahan Presiden di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis.

Presiden mengingatkan, saat ini kita berpacu dengan waktu, jangan sampai ada stok di daerah, vaksin datang suntikan ke masyarakat, habis minta ke gubernur.

“Sekarang stok vaksin kita ada, walau di awal kita sempat kesulitan mendapat vaksin karena negara yang membuat mengutamakan masyarakatnya lebih dulu,” kata Presiden sebagaimana disampaikan Kadis Kominfo Asahan Rahmad Hidayat, Jumat (17/9/2021).

26% untuk yang umum dan 24% untuk lansia, saya apresiasi kerja keras bapak/ ibu sekalian, tetapi kita masih perlu mengejar target kita karena masih jauh dari target.

“Ini membutuhkan kerja sama dengan semua pihak, Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat,” terang Presiden Jokowi.

Sementara, Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan akan terus berupaya untuk meningkatkan vaksinasi ke masyarakat. Dengan mempercepat vaksinasi akan memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak Covid-19.

Walau begitu, Gubernur Edy Rahmayadi mengingatkan protokol kesehatan (Prokes) tetap menjadi hal utama dalam melawan Covid-19.

“Kita terus dorong vaksinasi sampai ke kabupaten/ kota. Tetapi, vaksinasi bukan jadi alasan kita mengabaikan protokol kesehatan, Prokes tetap yang utama untuk saat ini,” terang Gubsu.

Meningkatnya vaksinasi di Sumut berdampak pada angka kematian penderita Covid-19. Angka kematian Sumut 2,6% dari jumlah terkonfirmasi positif, lebih rendah dari nasional (3,24%).

Begitu juga dengan angka kesembuhan yang mencapai 93,3% dari sebelumnya 62,8%. Selain karena disiplin Prokes ini juga karena kita terus meningkatkan vaksinasi.

“Tetapi, jangan lengah dan kemudian abai akan Prokes, tetap disiplin Prokes dan tetap perkuat 3T,” tambah Edy Rahmayadi.

Sementara itu, Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, Sumut perlu mengurangi kesenjangan perolehan vaksin di 33 kabupaten/ kota.

Dengan begitu masyarakat Sumut khususnya akan lebih terlindungi. Tidak bisa kita fokuskan hanya di satu daerah saja, penanganan covid akan tetap sulit bila daerah di sekitarnya masih tinggi penyebarannya.

“Jadi, jangan biarkan adanya gap jumlah vaksin yang besar di 33 kabupaten/ kota,” tegas Panglima TNI. (Hans)

Berita sebelumyaPemkab Langkat Ikuti Webinar dengan KPK dan Kemenpan RB
Berita berikutnyaBupati Langkat Dampingi Presiden Jokowi Kunjungan ke Sumut