KAHMI Sumut Prihatin : Pengguna Narkoba Tinggi, Anggaran BNPP Minim

181
Pengurus MW KAHMI Sumut dipimpin Rusdi Lubis diabadikan bersama Kepala BNNP Sumut, Toga Habinsaran Panjaitan

garudaonline-Medan | Ketua Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sumut, H Rusdi Lubis SH MMA menyatakan, prihatin dengan masih maraknya pengguna narkoba di Sumatera Utara.

Rusdi mengemukakan hal itu saat memimpin audiensi KAHMI Sumut ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, yang diterima Kepala BNNP, Brigjen Pol Drs Toga Habinsaran Panjaitan di ruang kerjanya, Senin (20/9/2021).

“KAHMI prihatin, pengguna narkoba di Sumut tinggi, anggaran BNNP Sumut justru minim, sehingga upaya pencegahan dan rehabilitasi tidak bisa dilakukan dengan optimal,” kata Rusdi.

Menurut Rusdi, upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba harus melibatkan semua pihak.

“Aparat hukum dan pemerintah harus satu persepsi, sehingga bisa dilakukan pencegahan dan rehabilitasi dengan maksimal,” ujarnya.

Karena itu, KAHMI Sumut merasa perlu melakukan koordinasi sekaligus menjalin kerja sama (MoU) dengan BNNP Sumut, dalam upaya pencegahan dan rehabilitasi pengguna narkoba di daerah ini.

KAHMI Sumut, sebut Rusdi, akan mendorong kadernya yang duduk di legislatif dan eksekutif untuk memperjuangkan pembangunan panti rehabilitasi dan pendanaan pendamping dari APBD Sumut.

Pengurus KAHMI yang duduk di Komisi A DPRD Sumut selaku minta BNPP (Hendro Susanto dan Rusdi), selama ini selalu aktif mengampanyekan pentingnya pemberantasan narkoba.

“Di antaranya, melalui sosialisasi Peraturan Daerah No 1 Tahun 2019, tentang pencegahan narkotika,” ungkap Rusdi, yang juga Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumut.

Sementara itu, Brigjen Toga menyebutkan, saat ini 1,5 juta pemakai dan pengguna narkoba ada di Sumatera Utara sehingga menjadi ranking 1 pengguna narkoba di Indonesia.

Berdasarkan survei pada 2019 yang lalu, terdapat sekitar Rp75 triliun putaran uang narkoba di Provinsi Sumatera Utara.

“Korban penyalahgunaan narkoba harus direhabilitasi dan saat ini banyak masyarakat kelas menengah ke bawah yang terkena termasuk anak-anak,” ujarnya.

Toga menuturkan, BNN Sumut dalam berbagai kesempatan selalu mendorong gubernur dan wali kota/ bupati, agar membangun panti rehab gratis dan Kantor BNN di kabupaten/ kota, termasuk di Medan.

Turut serta mendampingi Rusdi dalam kunjungan itu, Sekretaris Dadang Darmawan Pasaribu, serta pengurus lainnya Aja Syahri, Seftian Chaniago dan M Lubis.(UJ)

Berita sebelumyaPolres Langkat Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Toba 2021
Berita berikutnyaAlumni AKABRI 98 Gelar Baksos dan Vaksinasi Covid-19 di Lanud Soewondo Medan