Kapolda dan Sekdaprov Tinjau Vaksinasi Ratusan Pelajar di Aceh Timur

130
Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar bersama Sekda Aceh dr Taqwallah dan Bupati Rocky saat menghadiri pelaksanaan vaksinasi pelajar

garudaonline-Aceh Timur | Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Ahmad Haydar SH MM, meninjau pelaksanaan vaksinasi ratusan pelajar di Kabupaten Aceh Timur, Rabu (22/9/2021).

Bupati Aceh Timur H Hasballah Bin HM Thaib SH bersama Sekdaprov Aceh dr Taqwallah MKes dan Kadisdik Aceh Drs Alhudri MM, menyambut kedatangan Kapolda di Idi Sport Center (ISC), tempat dilaksanakannya vaksinasi.

Di lokasi ini, ada ratusan siswa-siswi dari sejumlah sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dan SMA maupun sederajat sedang mengikuti vaksinasi dilaksanakan vaksinator dari Dinas Kesehatan Aceh Timur.

Rata-rata para siswa yang mengikuti vaksinasi ini tidak merasa takut, dan dari pengakuan para siswa di lokasi mereka juga tidak merasakan sakit, sebagaimana informasi hoax yang beredar selama ini.

“Bit..hana..sakett..!” teriak sejumlah siswa, sambil mengacungkan genggaman tangan bersama rombongan Sekdaprov Aceh.

Usai meninjau vaksinasi, Bupati Rocky mempersilahkan Kapolda dan Sekda Aceh mengambil tempat pada prosesi penyerahan dan pemasangan selempang kepada 4 siswa-siswa, yang dinobatkan sebagai duta vaksinasi.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan di lokasi Idi Sport Center, rombongan Kapolda mengikuti pertemuan dan silaturahmi dengan unsur Forkopimda dan para kepala OPD jajaran Pemkab Aceh Timur di pendopo bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Timur turut mengucapkan terima kasih dan selamat datang Kepada Kapolda Aceh.

Rocky juga turut memaparkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Aceh Timur, baik dari sektor pertanian dan kelautan, serta letak geografis sebagai kabupaten induk setelah dilakukan pemekaran oleh pemerintah pusat.

Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Ahmad Haydar SH MM dalam arahannya turut menyampaikan tentang pentingnya dilakukan vaksinasi demi mencegah penyebaran virus Corona yang kini telah mendunia.

Menurut Kapolda, banyak kasus yang terjadi di kota-kota besar seperti di Jakarta itu orang tua yang kondisinya mengalami berbagai penyakit kemudian meninggal dunia.

Itu anak-anaknya keluyuran di luar dan waktu pulang bawa penyakit, orang tuanya ada yang diabetes, dan lain-lain.

“Anak-anaknya sehat-sehat saja, orang tuanya ini klepek-klepek, bawa ke rumah sakit selesai sudah meninggal, anaknya kayak tidak merasa bersalah,” kata Kapolda yang mengaku telah tiga kali melakukan vaksinasi.

Di kota-kota besar vaksinasi itu diburu, kita tidak pingin keluarga kita itu kena penyaki, kalau di Jakarta itu diburu. Kita ini mau umrah juga divaksin, supaya tidak kena penyakit di sana.

Coba bapak-bapak tidak vaksin, tidak bisa berangkat. Mau berangkat kemana-mana juga harus menunjukan kartu vaksin, ini bukan barang baru, tapi dunia.

“Jadi, ketika bapak-bapak kepala dinas mau mengimbau masyarakat untuk vaksin agar terhindar dari penyakit ini juga merupakan ladang ibadah,” pungkasnya.

Usai pertemuan dengan unsur Forkopimda dan kepala OPD, Kapolda dan Bupati Rocky melanjutkan kunjungan ke Pesantren Bustanul Huda pimpinan Tgk H Muhammad Ali atau lebih dikenal dengan Abu Paya Pasie di Alue Cek Doi, Kecamatan Julok.

Selanjutnya Kapolda dan Bupati melakukan panen jagung perdana dan penanaman ubi kayu di Desa Buket Makmur, Kecamatan Julok, Aceh Timur. (Mad)

Berita sebelumyaKapolda Jawa Timur Cek Vaksinasi Merdeka di UMM
Berita berikutnyaKapolda Jawa Timur Lepas Atlet Voli ke PON Papua