Proyek JDU SPAM di Binjai Dituding Penyebab Rumah Warga Kebanjiran

152
Proyek pembangunan JDU SAM dituding menjadi penyebab rumah warga kebanjiran di Jalan Gunung Jayawijaya, Binjai Estate

garudaonline-Binjai | Proyek pembangunan Jaringan Distribusi Umum (JDU) Saluran Penyedia Air Minum (SPAM), ramai dikeluhkan masyarakat.

Pasalnya, proses pengerjaannya dituding menjadi penyebab timbulnya sejumlah dampak negatif kepada warga di sekitar proyek tersebut.

Di Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan, sejumlah warga mengaku, mengalami kebanjiran akibat pengerjaan galian pemasangan pipa proyek tersebut.

Sebelum ada pengerjaan galian pemasangan pipa, rumah warga di sekitar itu tidak pernah mengalami kebanjiran. Parahnya, tinggi air hingga mencapai betis.

“Parit di depan rumah kami tertutup bekas galian tanah akibat dari pembangunan JDU SPAM tersebut,” ungkap Sari, warga Kelurahan Binjai Estate, Rabu (10/11/2021).

Sebelumnya, beredar di media sosial facebook video berdurasi 2 menit di akun @Sari Syafrizal.

Di video ini ditayangkan rekaman kondisi banjir di sebuah rumah yang diduga akibat dampak pengerjaan JDU SPAM.

Sementara, pihak PT Brantas Abibraya ketika hendak dimintai konfirmasi di kantornya di Desa Sei Semayang, Diski, Kecamatan Sunggal, tidak berada di tempat.

Security mengatakan, Humas perusahaan sedang berada di lapangan. Dia menyebut, pengawas lapangan pengerjaan proyek JDU SPAM, seorang oknum aparat.

“Tidak ada Humasnya bang, mungkin lagi berada di lapangan,” katanya.(anora)

Berita sebelumyaLantik Kabaintelkam hingga Kapolda, Kapolri: Jangan Padamkan Api Pada saat Api Besar
Berita berikutnyaPemprovsu-Pemkab Langkat Bersinergi Bangun Wisata Tangkahan dan Bahorok