PWI Asahan Jalin MoU Pelatihan Jurnalistik dengan UNA

130
Ketua PWI Asahan Indra Sikumbang bersama usai menandatangani MoU kerjasama dengan UNA. (garudaonline/ Hamdan Rangkuti)

garudaonline-Kisaran | PWI Asahan menjalin MoU di bidang pelatihan ilmu jurnalistik dengan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PS PBSI) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Asahan (UNA).

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan di Aula Kampus FKIP UNA Kisaran, Kamis (23/12/2021), dihadiri Wakil Ketua Yayasan UNA, para Dosen dan diikuti 150 peserta mahasiswa Semester I.

Ketua PWI Asahan Indra Sikumbang menyampaikan, wartawan adalah profesi pekerjaan yang sangat mulia. Sebab, wartawan kerap menyajikan informasi akurat dan terpercaya melalui karya tulisnya kepada masyarakat.

Disebutkan, dalam menyajikan berita, wartawan harus paham terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Dengan adanya pelatihan ini, saya berharap akan lahir pengganti kami sebagai wartawan. Tentunya tenaga kami sudah berkurang,” kata Indra.

Dia mengaku, sangat bangga dan salut kepada Mahasiswa PS PBSI FKIP UNA yang sangat antusias mengikuti pelatihan jurnalistik tersebut.

Indra Sikumbang menilai, para mahasiswa memiliki peluang untuk bisa menulis, apalagi menjadi wartawan.

“Di kampus ini saya lihat banyak yang wanita, sementara di Kabupaten Asahan belum ada wartawan wanita. Kalau di Medan dan daerah lain bahkan di Jakarta banyak berprofesi sebagai wartawan,” sebutnya.

Sementara, Wakil Dekan I FKIP UNA, Dr H. Bambang Gulyanto mengatakan tujuan adanya kerjasama ini agar mahasiswa PS PBSI FKIP UNA bisa dan mampu menulis.

“Bukan hanya bisa, tapi saya berharap mahasiswa kami berani menulis menjadi sebuah karya tulis. Dari banyaknya mahasiswa mengikuti pelatihan ini, saya berharap ada 20 persen saja yang bisa menulis,” terangnya.

Sedangkan Rektor UNA, Prof Dr Tri Harsono menyampaikan, menjadi Wartawan itu tidak gampang. Banyak ilmu dan tekhnik jurnalistik ini. Hasil karya tulisnya juga sangat bermanfaat bagi banyak orang.

“Ilmu jurnalistik yang disampaikan ini tentunya sangat bermanfaat bagi mahasiswa kami. Dengan adanya MoU ini tentu dapat menambah kompetensi mahasiswa kami,” ungkapnya.

Rektor juga meminta agar nantinya kegiatan jurnalistik ini dijadikan sebagai kegiatan yang wajib dan nantinya juga bisa dijadikan sebagai skripsi.

“Saya minta ke depan kegiatan seperti ini dijadikan kegiatan wajib. Jadikan wartawan PWI sebagai dosen penilai, agar mahasiswa kita pun bisa kompeten,”tutupnya. (Hans)

Berita sebelumyaPerkuat Komunikasi Publik Penanganan Covid-19 Menghadapi Nataru, KPCPEN Berkolaborasi bersama Kemenkominfo dan Kemendagri
Berita berikutnyaPolres Langkat Adakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Nataru