Korban Pasca Vaksinasi Covid Belum Sembuh, Bantuan Dinkes Aceh Sudah Dihentikan

127
Fathayatul Ahmad SPd MPd

garudaonline-Aceh Selatan | Pasien lumpuh pasca vaksinasi Covid-19, Fathayatul Ahmad SPd MPd (24) masih dalam masa pemulihan.

Namun sangat disayangkan, bantuan untuk keberlangsungan hidup pasien dalam pengobatan telah dihentikan.

“Belum dikasi pulang sama dokter bang, karena kaki kiri lemah dan belum normal, sehingga disarankan untuk tetap tinggal di Banda Aceh guan menjalani terapi,” pengakuan Fathayat melalui pesan singkat WA.

Tapi, kata pria yang gagal menjadi dosen karena lumpuh pasca vaksin ini, untuk pemulihan, Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan Aceh hanya menyediakan tempat tinggal saja dan untuk biaya pengobatan pakai BPJS.

Pemuda Desa Balai, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan ini mengaku, untuk biaya makan, vitamin dan beli susu, sekarang harus pakai uang pribadi.

Sebab, Dinas Kesehatan Pemerintah Aceh hanya menanggung biaya pengobatan selama dua bulan saja.

“Kalau dua bulan belakang ini ada dikasi uang makan, sekarang tidak lagi,” ujar Fathayat, yang juga wartawan media Rakyat Aceh, wilayah kerja Aceh Selatan.

Meski demikian, anggota PWI Aceh Selatan ini pun menyatakan tetap bersyukur. “Alhamdulillah, ada bantuan dari kawan-kawan secara patungan,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, Ketua PWI Aceh Selatan Zulmas, Senin (27/12/2021) di Tapaktuan, merasa prihatin terhadap nasib yang dialami anggotanya.

Untuk itu, pihaknya mendorong Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Kesehatan dapat memperhatikan kelangsungan hidup Fatayat selama pemulihan agar dapat berjalan kembali seperti sediakala sebelum vaksin.

“Meskipun ada bantuan dari teman-temannya, namun jumlahnya sangat terbatas, perlu bantuan rutin dan pasti dari pemerintah,” harap Zulmas. (HER)

Berita sebelumyaPerkuat Sinergisitas, Kejari Aceh Selatan Temu Ramah dengan PWI
Berita berikutnyaLama Dipantau, Polrestabes Medan Bongkar Narkotika Jaringan Malaysia – Tanjung Balai