Anggota DPR-RI Drs H Anwar Idris Silaturahmi dengan Forum Wartawan Bireuen

196
Anggota Komisi VII DPR-RI Drs H Anwar Idris didampingi Ketua DPC PPP Dr Athaillah, saat bersilaturahmi dan berbincang akrab dengan sejumlah jurnalis di Bireuen

garudaonline-Bireuen | Anggota DPR-RI Drs H Anwar Idris mengharapkan, melalui Forum Silaturahmi dan Komunikasi DPR-RI dengan wartawan dapat meningkatkan hubungan antara DPR RI dengan awak media yang telah terjalin baik selama ini.

Anggota Komisi VII ini menyatakan, ke depan hubungan baik DPR RI dengan para para wartawan harus terus dipupuk melalui forum, sehingga rajutan erat silaturrahmi semakin kokoh.

Hal itu disampaikan Anwar dalam Forum Silaturahmi dan Komunikasi DPR RI dengan awak media yang terhimpun dalam sejumlah organisasi Pers di Caffe HAI Matanggeumpangdua Peusangan Kabupaten Bireuen, Selasa (28/12/2021).

Politisi PPP ini berharap, kiranya hubungan DPR RI dengan rekan-rekan jurnalis senantiasa berjalan dengan baik dan perlu terus dipupuk ke depan.

“Karena itu, satu hal penting harus terus kita pertahankan bersama adalah silaturahmi demi membawa angin segar dalam relasi antara para wartawan dengan DPR RI,” katanya.

Sebelumnya, anggota DPRK Bireuen Dr Athaillah menyebutkan, dengan adanya silaturahmi dengan wartawan, akan membantu menyosialisasikan berbagai program DPR RI.

Kemudian, diharapkan mampu menjembatani aspirasi masyarakat untuk dapat terus meningkatkan publikasi hasil kinerja DPR RI.

“Kita yakin melalui Forum Silaturahmi dan Komunikasi DPR-RI dengan rekan-rekan media, dapat semakin menjembatani informasi yang ada di DPR RI dengan masyarakat,” katanya.

Athaillah mengatakan, banyak hal di DPR yang harus tersampaikan secara jelas dan lugas serta detail kepada masyarakat.

Sementara, pada sesi dialog, Jhoniful Bahri mempertanyakan terkait dana olah raga sangat minim dianggarkan di Kabupaten Bireuen.

Dalam hal ini, Anwar Idris menyebutkan, sebenarnya hal itu tidak ada di Komisi VII DPR RI, karena merupakan kewenagan Bupati dan DPRK Bireuen.

“Pun demikian ke depan, akan kita coba untuk sinergikan dan ini sebagai bahan masukan bagi pihaknya,” kata Anwar Idris.

Sedangkan terkait Otsus, Anwar menyebutkan, kelanjutannya tergantung pihak DPRA dengan gubernur, apakah mereka serius memperjuangkan ke pusat dan membicarakan dengan pihak kompeten.

Ia menambahkan, Tim Forbes DPR RI berhak memanggil Presiden. Namun, sekarang tinggal Gubernur Aceh dan DPRA, apakah serius atau tidak melakukan pembahasan terkait hal tersebut.

“Saya heran juga melihat sikap DPRA dan Gubernur Aceh yang terkesan tidak serius dalam membahas dan mengelola anggaran yang dikucurkan Pusat untuk Aceh, terbukti hampir setiap tahun, SiLPA,” kata Anwar.(HERA)

Berita sebelumyaJelang Tahun Baru, Dua Desa di Namorambe Deliserdang Kini Dialiri Listrik
Berita berikutnyaKapolda Jatim Hadiri Gelaran Vaksinasi 20 Tahun Akabri 2001