25 Tahun Mengabdi, Akabri 96 Gelar Vaksinasi Massal dan Berbagi Sembako

169
Forkopimda Jawa Timur menghadiri acara 25 tahun mengabdi ikatan alumni Akabri 1996 Bharatasena

garudaonline – Surabaya | Memperingati 25 tahun pengabdian kepada Negeri, ikatan alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1996 Bharatasena menggelar vaksinasi massal di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Selain itu juga dilakukan pembagian sembilan bahan pokok (Sembako) kepada keluarga korban Covid-19, Kamis (23/9/2021).

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Jawa Timur, seperti Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Irjen Pol Nico Afinta.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, yang merupakan lulusan Akabri 1996 mengatakan, kegiatan vaksinasi massal dan bakson pembagian sembako sudah dilakukan sejak 17 September 2021.

“Jumlah vaksin sebanyak 10.000 ribu dosis yang dilaksanakan di berbagai titik wilayah Jawa Timur. Kalau pembagian sembako bagi keluarga korban Covid-19 sebanyak 6.500 paket,” kata Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.

Dalam laporannya melalui live streaming kepada Ketua DPR RI, Panglima TNI dan Kapolri, Yusep bahwa Polda Jatim telah melakukan berbagai upaya terobosan kreatif untuk akselerasi daripada vaksinasi.

“80 mobil gerai yang beredar di wilayah Polda Jatim sebagai upaya percepatan ‘jemput bola’ vaksinasi. Untuk memberikan vaksinasi ‘door to door’ kepada masyarakat yang tidak bisa hadir di gerai-gerai stasioner,” kata Akhmad Yusep.

“Masyarakat yang tidak bisa meninggalkan pekerjaannya, masyarakat nelayan, guru serta masyarakat lansia dan difabel. Capaian vaksinasi sampai saat ini sesuai dengan asesmen Kemenkes. Jatim masuk zona kuning level satu, dan Kota Surabaya capaian vaksin dosis satu sebanyak 105,66 persen dan dosis 2 pada angka 67,99 persen,” Yusep menambahkan.

Dijelaskan, saat ini mobil gerai vaksinasi khususnya Kota Surabaya melaksanakan vaksinasi agloremasi di wilayah Sidoarjo. Untuk memperkuat dan menopang Kota Surabaya sebagai penyangga ekonomi wilayah timur.

“Sesuai dengan informasi dari Kadinkes Jatim, telah memiliki vaksin tambahan sebanyak 900 ribu. Sesuai dengan arahan Gubernur, Pangdam dan Kapolda Jatim. Dalam waktu dua sampai tiga hari ini harus dihabiskan,” ucapnya.

Selain itu untuk capaian kegiatan vaksinasi Bharatasena 1996, Jatim melaksanakan vaksinasi sebanyak 10.000 dosis dan saat ini sudah terlaksanakan 3.000 dosis. Vaksinasi ini sendiri juga melibatkan para relawan.

“Selain itu juga ada program lain, untuk para polisi menjadi bapak asuh 7.200 bagi anak-anak terdampak Covid-19 dan memberikan beasiswa kepada anak-anak terdampak Covid-19,” lanjutnya.

“Bapak Kapolda telah memerintahkan juga membangun mobil masker untuk memberikan penguatan prokes kepada masyarakat sebanyak 52 unit mobil masker yang beredar selama 24 jam.”

“Selain itu kegiatan Bharatasena telah menyalurkan 6.500 bantuan dalam bentuk sembako kepada warga terdampak Covid-19 dan sudah terlaksana,” urainya.

Saat ini juga sedang berjalan binaan terhadap pelaku UMKM Mikro telah didata pelaku UMKM mikro di surabaya sebanyak 550 UMKM. Saat ini sudah mencapai keberhasilan 30 persen.

“Sedangkan aplikasi yang dibangun Bharatasena alumni Akabri 1996 telah memberikan solusi kepada pelaku UMKM. Khususnya pemasaran maupun pasar yang dibutuhkan UMKM,” pungkasnya.

Sementara itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi serta mengucapkan selamat atas pengabdian ke-25 Bharatasena angkatan 1996.

Khofifah menyebutkan, prediksi tahun 2030 menurut Jack Ma, ekonomi Dunia 80 persen akan dikuasi UMKM. Dari 80 persen yang akan dikuasi UMKM, maka 85 persen akan melalukan proses perdagangan secara Weelby Ecommerce.

“Dan 99 persen Weelby Online, ini sesuatu yang memang harus kita antisipasi bersama dengan melakukan berbagai penguatan literasi Digital. Dan hari ini yang diluncurkan adalah Transformasi Digital UMKM,” kata Khofifah saat mengikuti kegiatan baksos Alumni Akabri 1996, di Mapolda Jatim.

Saat ini kontribusi UMKM di Jawa Timur di dalam menunjang PDRB Jatim 57,25 persen di support dari UMKM. Pertumbuhan ekonomi Jatim per triwulan dua 2021 sebesar 7,05 persen.

“Jumlah UMKM di jatim ini sebanyak 9,89 juta hampir tembus 10 juta. Oleh karena itu yang baru saja diluncurkan oleh Ketua DPR RI, Panglima TNI dan Kapolri tentang transformasi digital UMKM adalah kebutuhan negara, kebutuhan jatim dan kebutuhan kita semua,” pungkasnya.

Di akhir kegiatan, selain memberikan bantuan berupa beasiswa kepada anak-anak korban Covid-19 dan mahasiswa, Forkopimda Jatim juga memberikan bantuan sembako kepada jamaah masjid, anak yatim piatu serta tukang becak.

(rel/wan)

Berita sebelumyaBongkar Muat Pelabuhan Belawan Terus Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Berita berikutnyaDua Kelompok Pemuda Terlibat Bentrok di Belawan