Ramai Diberitakan, Bocah Malang Nadia Akhirnya Dirawat di RS

733

garudaonline-Batu Bara | Pasca ramai diekspos di media online dan medsos, akhirnya Nadia Amira (8), penderita penyakit kulit tergolong aneh, Selasa (2/3/2021) petang dibawa ke RSUD Batu Bara untuk medapat perawatan medis.

Koordinator Rumah Edukasi dan Informasi Batu Bara, Srikandi Wan Azimah begitu mengetahui penderitaan Nadia yang mengalami penyakit kulit melepuh bak terbakar langsung menghubungi Pembina Utama Rumah Edukasi, yang juga Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH MH.

Kepada Kapolres Batu Bara, Wan Azimah menceritakan penderitaan dialami Nadia Amira, yang hanya pasrah di kediaman orangtuanya di Dusun IV Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.

Menerima pengaduan Wan Azimah, Kapolres langsung menginstruksikan Kabag Sumda Polres Batu Bara Kompol Elfrida M Lumbanraja SE dan Kabag Ren Kompol Diriono DB Sihotang mengunjungi Nadia Amira.

Saat bersamaan anggota DPRD Batu Bara, Mukhsin dari Fraksi Nasdem juga bertindak cepat membawa Nadia Amira ke RSUD Batu Bara. Karena Nadia Amira sudah berada di ruang perawatan RSUD Batu Bara.

Rombongan Polres Batu Bara termasuk Kasubbag Humas AKP Nico Siagian, Paur Kes Aipda P Tumanggor, para Polwan, bersama Koordinator Rumah Edukasi Wan Azimah, Heri Suhandani, Pemuda Muhammadiyah dan Karang Taruna Desa Aras Kecamatan Air Putih, membezuk Nadia.

Di sela kunjungan membezuk Nadia Amira tersebut, utusan Kapolres Batu Bara itupun memberikan sembako, susu bubuk dan tali asih kepada ibunda Nadia Amira.

Dikunjungi sejumlah orang, Nadia terlihat tersenyum. Melihat Nadia sudah mendapat perawatan medis, Wan Azimah memanjatkan doa tulus demi kesembuhan bocah malang itu, serta perhatian tulus pejuang kaum dhuafa, AKBP Ikhwan Lubis SH MH.

Wan Azimah menyatakan, pihaknya menyampaikannya dengan seribu kata. Hanya harapan dan doa keselamatan yang mampu kami berikan.

Terima kasih sang pejuang dhuafa, tanganmu senantiasa memberikan senyuman kepada masyarakat Batu Bara. “Kami bangga memiliki pembina sepertimu,” kata Wan Azimah.

Sementara itu, kedua orang tua Nadia, Tumiran dan Rasidah tak kuasa menahan haru dan gembira sekaligus menyatakan, sangat bersyukur putrinya bisa mendapat perawatan medis di RDUD Batu Bara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Batu Bara, semua pihak dan wartawan/ media, hingga anak kami bisa mendapatkan perawatan medis,” ujar Radidah, ibu Nadia sembari berharap kesembuhan putrinya.(SUSI)

Berita sebelumyaLibas Persibatee A 6-0, Cot Unoe Melaju ke Final
Berita berikutnyaKe Polres Magetan, Kapolda Jatim Beri Pengarahan Tentang TWT