Ilyas Sitorus : Suntik Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

804

garudaonline-Batu Bara | Kadisdik Batu Bara, Ilyas Sitorus SE MPd didampingi Kepala Puskesmas Lalang dr Rahmawani Akmal, menerima suntikan kedua vaksin Covid-19, Kamis (4/3/2021).

Penyuntikan vaksin dilakukan Ratna Dewi selaku Koordinator Imunisasi di Puskesmas Lalang Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara.

Sebelum penyuntikan kedua Kadisdik tampak berkonsultasi mengenai kondisi kesehatannya secara umum.

Tim dokter Puskesmas Lalang yang dipimpin Rahmawani Akmal tampak terus mendampingi dari meja satu ke meja berikutnya. Sebelum Ilyas menerima suntikan vaksin Covid-19, Rahma menunjukkan kotak vaksin bertulis Sinovac kepada Kadisdik.

Ilyas mengungkapkan kepada awak media, bahwa suntikan vaksin Covid-19 Sinovac aman digunakan.

“Alhamdulillah, efek samping yang saya rasakan hanya bersifat ringan saja usai menerima suntikan pertama 14 hari,” ungkap pejabat yang dekat dengan kalangan jurnalis ini.

Yakni, hanya berupa efek nyeri atau ada rasa pegal, tidak ada pembengkakan dan itupun hanya beberapa saat saja setelah penyuntikan. Begitu juga pada suntikan kedua ini.

Untuk itu, dia mengimbau jajaran Pendidikan dan Tenaga Kependidikan di Batu Bara, supaya datang sesuai jadwal ke Puskesmas atau tempat sudah ditentukan. “Jangan was-was, apalagi takut,” imbaunya.

Kita akan dilayani oleh petugas kesehatan yang sudah dipersiapkan sebelumnya oleh Dinas Kesehatan sebagaimana sudah berulang kali disampaikan Bupati Batu Bara, Ir H Zahir MAP.

Bahwa, vaksin ini aman, suci dan halal sehingga membuat kita tambah percaya diri. “Berbekal percaya diri tersebut imun tubuh kita akan bertambah,” kata Ncekli, sapaan akrab Ilyas Sitorus.

Di tempat yang sama Kepala Puskesmas Lalang Rahmawani Akmal mengatakan, Pak Ilyas setelah menjalani skrining kesehatan seperti tekanan darah dan suhu tubuh, sekitar pukul 08.10 WIB, langsung menerima suntik vaksin Covid dosis kedua di lengan kirinya.

Rahmawani menambahkan, sebelumnya Kadisdik yang juga Ketua PGRI Batu Bara itu telah menerima vaksinasi dosis pertama 18 Februari 2021 lalu. Suntikan vaksin Covid dosis pertama itu bertujuan mengenalkan vaksin dan kandungan yang ada.

“Jadi, dosis pertama dilakukan untuk memicu respon kekebalan awal. Kemudian dilakukan suntikan kedua setelah 14 hari, bertepatan hari ini (Kamis, 4/3) dan Pak Ilyas tadi datang sebelum pukul 08.00 WIB,” terang Rahma.

Suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 ini bertujuan menguatkan respons imun yang telah terbentuk sebelumnya.

“Dua dosis suntikan vaksin Covid-19 akan memicu respons antibodi lebih optimal dan lebih efektif di masa mendatang,” sebut Rahmawani.(SUSI)

Berita sebelumyaPolda Jatim Dukungan Penuh Kegiatan PLN Dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat
Berita berikutnyaKabareskrim Polri Silaturahmi ke Pimpinan KPK Bahas Koordinasi Pemberantasan Korupsi