Antoni Ginting : Kasus Penipuan di Samsat UPT Brandan Harus Diusut Tuntas

786

garudaonline-Langkat | Polres Langkat diminta agar segera mengusut tuntas permasalahan yang terjadi di Samsat UPT Pangkalan Brandan, yaitu kasus penipuan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang merugikan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Langkat, Ir Antoni Ginting, usai menerima kedatangan sejumlah warga yang mengaku menjadi korban penipuan di lingkungan Samsat UPT Pangkalan Brandan, Kamis (4/3/2021).

Lebih jauh dijelaskan Antoni, terdapat sebanyak 320 warga yang menjadi korban penipuan dilakukan oknum yang bertugas di Samsat UPT Pangkalan Brandan mengadukan nasibnya ke DPRD Langkat.

“Permasalahan ini disampaikan perwakilan warga yang merasa telah dirugikan oleh oknum yang bertugas di Samsat UPT Pangkalan Brandan, di antaranya Abdul Manaf dan Fahmi di hadapan kami,” ungkap Antoni.

Menyikapi persoalan penipuan ini, kata Antoni, pihaknya meminta Polres Langkat supaya semaksimal mungkin mengusut tuntas dan menyelesaikan kasus penipuan PKB tersebut.

Selain itu, DPRD Langkat juga akan menjadwalkan rapat dengar pendapat bersama Komisi A, Komisi C, Polres Langkat, Dinas Pendapatan Sumut, Samsat UPT Pangkalan Berandan serta para korban penipuan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Kita ingin permasalahan ini bisa segera dituntaskan, agar tidak bertambah lagi korban yang sama di Samsat UPT Pangkalan Brandan,” tegas Antoni, yang juga Ketua DPD PAN Kabupaten Langkat.(SLM)

Berita sebelumyaKapolda Jawa Timur Terima Audiensi Direktur Sekolah Pascasarjana UNAIR
Berita berikutnyaKapolda Jatim Ingatkan REI Jangan Terjebak Permainan Mafia Tanah