Plh Bupati Labuhan Batu Jemput Bayi Kembar Siam ke RSUP Adam Malik

305

garudaonline-Rantau Prapat | Adam dan Aris, putra Supono (32) dan Nur Rahmawati (26), bayi kembar siam asal Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban Kecamatan Bilah Hilir, Labuhan Batu, dibawa pulang ke kampung halamannya usai operasi pemisahan di RSUP Adam Malik Medan, 20 Januari lalu.

Adam dan Aris adalah bocah yang lahir 9 Desember 2019 lalu. Saat itu kedua bayi kembar siam tersebut lahir melalui operasi cesar dengan berat 2.640 gram dan panjang 39 Cm, sekitar pukul 10.15 WIB.

Berat badan Adam-Aris yang ringan ini, ditambah kembar siam dempet perut, mengharuskan keduanya menjalani perawatan secara intensif.

Proses kepulangan Adam-Aris dijemput langsung di RSUP H Adam Malik Medan, oleh Plh Bupati Labuhan Batu Ir Muhammad Yusuf Siagian MMA, didampingi Asisten I Pemkab Labuhan Batu Drs Sarimpunan Ritonga MPd

Kadis Kesehatan H Kamal Ilham SKM MKes, Kadis Kominfo Rajid Yuliawan SKom, Kabag Protokoler Prandi A Nasution, Direktur RSUD Rantau Prapat Dr Syafil M Harahap, dan beberapa tenaga medis lainnya, kemarin

Adam dan Aris bocah berusia satu tahun lebih ini diperbolehkan pulang setelah dokter RSUP Adam Malik menyatakan keduanya dalam keadaan sehat, dan diperkuat kunjungan Gubsu Edy Rahmayadi beberapa hari lalu.

Sebelum penyerahan dari pihak RSUP Adam Malik Medan ke Pemkab Labuhan Batu, M Yusuf Siagian mengatakan, sangat mengapresiasi kegigihan yang membuahkan hasil menyelamatkan nyawa bayi kembar siam warga Labuhan Batu.

“Atas nama Pemkab Labuhan Batu saya ucapkan terima kasih kepada RS Adam Malik dan tim dokter yang turut melakukan operasi pemisahan. Semoga Adam dan Aris sekembalinya ke kampung halaman tetap dalam keadaan sehat dan kelak menjadi anak berbakti kepada kedua orangtua,”ujarnya.

Sementara, ketua tim operasi pemisahan, Prof dr Guslihan Dastjipta SpA(K) mengatakan, kedua bayi tersebut dalam kondisi stabil kesehatannya. “Kondisinya tidak meragukan lagi, dan bisa dibawa pulang,” sebutnya.

Sementara itu, Dirut RSUP H Adam Malik dr Zainal Safri SpPD KKV SpJP(K) menyebutkan, selama setahun lebih Adam-Aris berada di R Adam Malik dan baru dilakukan pemisahan pada 20 Januari 2021.

“Ini karena tim melihat dan memeriksa sisi paling kecil risiko jika dilakukan operasi,” ungkap Zainal seraya menyebut, Adam dan Aris sudah memiliki Atok di RS Adam Malik.

Terpisah, Kadis Kesehatan Labuhan Batu H Kamal Ilham SKM MKes, menyampaikan rasa suka citanya atas keberhasilan Tim RS Adam Malik melakukan pemisahan Adam dan Aris. “Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan kita selaku warga Labuhan Batu atas keberhasilan itu,” ujarnya.(IK)

Berita sebelumyaKabareskrim Polri : “Kita Harus Jadi Bagian Memberi Solusi Bagi Masyarakat”
Berita berikutnyaPro Kontra KLB Demokrat di Sibolangit Timbulkan Kericuhan