Timnas Indonesia bersiap menghadapi laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Pertandingan ini menjadi sorotan karena akan menandai debut tiga pemain baru di skuad Garuda.
Ketiga pemain tersebut adalah Emil Audero Mulyadi, Joey Pelupessy, dan Septian Bagaskara. Ini merupakan panggilan perdana mereka ke Timnas Indonesia. Emil Audero dan Joey Pelupessy baru saja resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 10 Maret 2025 bersama Dean James. Sementara Septian Bagaskara, striker Dewa United, untuk pertama kalinya mendapat kesempatan membela Timnas senior.
Peluang Debut dan Starter
Peluang bagi ketiga pemain untuk mencatatkan debutnya di laga melawan Bahrain cukup besar. Dua di antara mereka bahkan berpotensi langsung menjadi starter.
Emil Audero memiliki peluang besar untuk mengawal gawang Timnas Indonesia sejak menit awal. Penampilan Maarten Paes pada laga sebelumnya yang kebobolan lima gol dari Australia, membuat peluang Audero semakin terbuka. Publik juga tentu penasaran menyaksikan performa kiper berdarah Indonesia-Italia ini.
Sementara itu, Joey Pelupessy juga diprediksi akan mengisi posisi gelandang. Peluangnya terbuka mengingat performa kurang maksimal Thom Haye di laga sebelumnya. Pelupessy diharapkan bisa memberikan kontribusi lebih signifikan di lini tengah.
Septian Bagaskara, dengan kemampuan lompatannya yang tinggi, diprediksi akan menjadi senjata ampuh di babak kedua. Ia diharapkan bisa menjadi solusi jika Timnas Indonesia kesulitan mencetak gol dan membutuhkan pemain yang handal dalam situasi bola mati.
Keunggulan Septian Bagaskara
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengatakan, “Contoh lawan Bahrain nanti, ketika situasi 0-0, sisa 20 menit, dia adalah satu-satunya pemain Indonesia yang bisa lompat tinggi dan memenangi duel dengan baik.” Pernyataan ini menggambarkan potensi besar Septian Bagaskara dalam mengubah jalannya pertandingan.
Kemampuannya dalam memenangkan duel udara akan sangat berharga dalam situasi serangan maupun bertahan. Kehadirannya di lini depan dapat memberikan opsi baru bagi Timnas Indonesia.
Analisis Kekuatan dan Kelemahan
Kekuatan Timnas Indonesia kali ini terletak pada hadirnya pemain-pemain baru yang membawa semangat dan energi baru. Mereka diharapkan bisa membawa perubahan dan perbaikan dalam permainan Timnas. Namun, tantangan tetap ada, yaitu bagaimana ketiga pemain baru ini bisa beradaptasi dengan cepat dan berkolaborasi dengan pemain lain.
Kelemahan yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan kurangnya kekompakan antara pemain lama dan baru. Koordinasi dan kerjasama tim yang solid sangat penting untuk meraih hasil positif.
Secara keseluruhan, pertandingan melawan Bahrain merupakan laga krusial bagi Timnas Indonesia. Selain untuk meraih poin, laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain baru. Semoga mereka bisa memberikan penampilan terbaik dan membawa Indonesia meraih kemenangan.
Pertandingan ini juga akan menjadi tolok ukur bagi pelatih untuk melihat sejauh mana adaptasi dan kontribusi pemain-pemain baru tersebut. Sukses atau tidaknya debut mereka akan berpengaruh pada strategi dan komposisi pemain ke depannya.

