Pelaksanaan Pembangunan Masjid Besar Peusangan Terus Dipacu

575

garudaonline–Bireuen | Masjid Besar Peusangan (MBP) Kabupaten Bireuen–Aceh terus dipacu pelaksanaan pembangunannya.

Saat ini dalam prosesi pembuatan penyangga pinggiran qubah dengan pembuatan tiang penahan dan pembongkaran 10 m pembangunan Masjid lama.

Hasil pemantauan media ini, Senin (22/3/2021), dalam prosesi melanjutkan pembangunan untuk sisi qubah perlu pembuatan tiang penahan dari boper tiang sedalam 19 meter ke dalam tanah menggunakan casing tiang.

Sementara, Sekretaris MBP Drs H Faizin Yusuf di Matanggeulumpangdua Peusangan menyebutkan, dari hasil muasyawarah antara BKM dengan panitia Masjid menyepakati untuk pembuatan tiang penyangga namun butuh pembongkaran beranda masjid lama kisaran 10 meter.

Menurut Faizin, hasil musyawarah bersama beberapa waktu lalu yang dihadiri Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Tgk H Anwar Hasan, Ketua Panitia Pembangunan, Tgk H Mukhlis AMd, Tgk Imum Chik MBP Teungku Muhammad Hafidh bersama Camat Peusangan Tgk H Ibrahim SSos serta Penasihat MBP H Yusri Abdullah membicarakan masalah kelanjutan pembangunan.

“Kami sudah membahas terkait kelanjutan pembangunan MBP terkait pembongkaran beranda masjid lama bagian depan sekitar 10 meter dan pembuatan tiang penyangga agar bisa dilakukan pembuatan sisi qubah,” katanya.

Dijelaskan Faizin, untuk sementara agar tidak mengganggu jamaah dibuat tempat shalat sementara di bagian selatan masjid seluas area pembongkaran dengan bangunan baru akan dijadikan area shalat sementara.

Sementara Ketua Panitia Pembangunan, H Mukhlis AMd Takabeya didampingi Penasihat MBP H Yusri Abdullah pasca pelantikan PD IPHI di Masjid Agung Sultan Jeumpa menyebut, MBP terus dipacu pembangunannya dan tidak boleh dihentikan agar nantinya selesai sesuai target.

Mukhlis mengatakan, terkait masalah pembangunan MBP yang merupakan “Rumah Allah” terus dilanjutkan pembangunannya. Untuk itu, butuh kepedulian semua pihak terutama masyarakat dari 4 kecamatan yaitu Kecamatan Peusangan, Jangka, Peusangan Selatan dan Kecamatan Peusangan siblah krueng selain para pengusaha dan para dermawan.

Apa yang disampaikan Ketua Pembangunan Mukhlis AMd, diamini Penasihat Yusri Abdullah yang menyebutkan, sudah memasuki 3 tahun sudah berjalan pembangunan perluasan Masjid masih belum semua kita membantu.

Padahal kebutuhan biaya mencapai Rp10 miliar untuk fondasi, cassing tiang, besi dan lain-lain belum lagi biaya lainnya.

Terkait masalah tersebut, Yusri memohon kepada semua pihak di manapun berada marilah bersedekah agar MBP yang tengah dibangun itu terwujud secara nyata sebagaimana diprogamkan.

Yaitu tuntas dan selesai dalam waktu lima tahun yang akan datang dengan kebutuhan dana sampai selesai masjid di kisaran Rp75 miliar lagi. Amin Ya Allah, insya Allah selesai dengan sedekah kaum muslimin.(Hera)

 

Berita sebelumya125 KK Gampong Pulo Ara Geudong Teungoh Terima BLT DD Tahap II
Berita berikutnyaBupati Langkat Siap Menjadi Garda Terdepan Berantas Narkoba