Kutuk Bom Makassar, Ketua PSI Sumut : Tetap Jaga Persatuan

464

garudaonline-Medan | Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Sumatera Utara, HM Nezar Djoeli ST sangat menyesalkan, sekaligus mengutuk keras terjadinya aksi bom diduga bunuh diri di Gereja Katedral Makasar, pada Minggu (28/3/2021) pagi.

“Seluruh rakyat Indonesia harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta tidak mudah terprovokasi atas terjadinya peristiwa tersebut,” kata Nezar kepada wartawan, Minggu.

Nezar menyebutkan, dugaan bom bunuh diri yang terjadi hari ini patut disayangkan, apalagi peristiwa tersebut terjadi di depan rumah ibadah, yaitu Gereja Katedral Makassar.

Menurutnya, apa yang terjadi di negara kita hari ini patut menjadi perhatian pemerintah, apalagi di tengah kondisi pandemi yang sedang melanda dunia dan negara kita khususnya.

Nezar mengimbau, dengan munculnya peristiwa memprihatinkan ini hendaknya kita semua harus tetap waspada serta meningkatkan pengawasan terhadap hal-hal mencurigakan di sekitar kita.

Selain itu, Nezar berharap, segenap anak bangsa hendaknya tetap mempererat tali silaturahmi dan bersama-sama melawan aksi diduga dilakukan orang yang tidak bertanggungjawab.

“Peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh rakyat Indonesia dan seharusnya aksi-aksi tersebut tidak terjadi di tengah kesulitan perekonomian melanda bangsa kita saat ini,” kata Nezar.

Untuk itu, Nezar minta seluruh masyarakat, khususnya di Makassar agar tetap tenang dan memercayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, untuk mengungkap peristiwa tersebut dan menindak tegas pelakunya.

Kepada saudara-saudara kita di Makassar yang terkena musibah atau korban atas peristiwa ini, Nezar mengharapkan supaya tidak panik dan tetap bersabar.

“Mari bersama-sama kita lawan aksi kekerasan teror bom di negeri ini. Kita tidak boleh kalah melawan terorisme,” tegas anggota DPRD Sumut 2014-2019 ini.(UJ)

Berita sebelumyaPolisi Selidiki Kasus Penembakan Tewaskan Seorang Warga di Martubung
Berita berikutnyaPengusaha Papan Bunga Ditemukan Tewas dalam Bak Kamar Mandi, Diduga Korban Pembunuhan