Petugas Registrasi Gampong Harus Miliki Pengetahuan

895

garudaonline-Aceh Timur | Bupati Aceh Timur H Hasballlah bin HM Thaib melalui Staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Hubungan Masyarakat, Dr Darmawan M Ali ST MISD mengatakan, Petugas Registrasi Gampong (PRG) harus memiliki ilmu pengetahuan sehingga dapat memahami tugas sebagai PRG.

Petugas PRG harus memiliki ilmu pengetahuan sehingga dapat memahami tugas sebagai PRG. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tidak menyimpang dari aturan yang ada.

Darmawan mengemukakan hal itu saat membuka pelatihan Petugas Registrasi Gampong di Kabupaten Aceh Timur, di salah satu hotel di Kecamatan Idi Rayeuk, Rabu (31/03/2021).

Darmawan menambahkan, sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang administrasi Kependudukan, disebutkan dokumen kependudukan adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh instansi pelaksana yang mempunyai kekuatan hukum sebagai alat otentik.

Dokumen tersebut antara lain akta pencacatan sipil, seperti, Akta kelahiran, kematian, perkawinan, perceraian, akta pengakuan anak, Kartu keluarga, KTP dan kartu identitas anak.

Untuk mewujudkan administrasi kependudukan sebagai amanah undang-undang, kata Darmawan, tidak lepas dari peran serta kita semua.

Seperti kita ketahui bahwa pusat telah menetapkan berbagai target perekaman KTP 98 persen dan saat ini kabupaten Aceh Timur telah mencapai 96,27 persen. Akta kelahiran 79,02 persen masih dibawah target nasional yaitu 92 persen.

“Begitu juga dengan dokumen kependudukan lainnya yang harus terus mendapat perhatian serius, ”kata Darmawan.

Diharapkan dengan dilaksanakannya pelatihan ini dapat menambah ilmu pengetahuan, keahlian untuk membantu kepala desa, camat, dan kepala Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Disdukcapil dalam rangka penataan dan penyelenggaraan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

“Untuk nantinya membantu pemerintah gampong dan kecamatan dalam menertibkan data penduduk di desa. Sehingga sistem administrasi kependudukan Kabupatan Aceh Timur menjadi lebih tertib dan menjadi contoh bagi kabupaten lainnya,” harap Darmawan.

Hadir pada kesempatan tersebut yaitu, Sekretaris Dinas Registrasi Kependudukan Aceh, Drs Muhammad Amin MM, Kabid Kelembagaan Dinas Registrasi Kependudukan Aceh, Mimi Novita AKS MSi, Wadir Reskrimum Polda Aceh AKBP Wahyu Kuncoro SIK MH, dan sejumlah tamu undangan lainnya. (Mad)

 

Berita sebelumyaMulai Hari Ini, Hasil Negatif GeNose C19 Berlaku 1 x 24 Jam
Berita berikutnyaPuluhan Gardu Listrik di Samosir Rusak Akibat Cuaca Ekstrim