Amir Hamzah : Petugas Pendataan Keluarga 2021 Harus Disambut Ramah

879

garudaonline-Binjai | Plt Wali Kota Binjai Drs H Amir Hamzah MAP minta, agar petugas pendata yang akan datang ke rumah disambut dengan senyuman ramah.

“Berikan data yang benar, akurat dan jelas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” imbau Amir, saat mengawali pencanangan pendataan keluarga serentak nasional di Kota Binjai oleh petugas BKKBN.

Kegiatan pendataan awal diadakan di rumah Plt Wali Kota di Jalan Masjid Gang Amal Bakti No 05, Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan, Kamis (1/4/2021).

Plt Wali Kota Binjai mengatakan, pendataan keluarga tahun 2021 penting dilakukan untuk memotret dan mengenali keluarga Indonesia.

Selain itu, pendataan juga dilakukan untuk mengetahui potensi dan kendala keluarga Indonesia dalam fungsi vital di bidang kesehatan, pendidikan, serta ekonomi.

“Saya sebagai kepala pemerintah juga selaku warga sangat mengapresiasi kegiataan pendataan keluarga 2021. Untuk jadwal dan waktunya, mohon disesuaikan, karena tidak semua masyarakat punya waktu yang sama,” harapnya.

Amir Hamzah berpesan agar petugas pendataan benar-benar bekerja semaksimal mungkin dengan cermat mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah.

Pendataan ini dilakukan untuk validasi data sebagai dasar bagi pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan peningkatan dan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

“Soalnya, masih terdapat data tumpang tindih dan dobel data yang pada akhirnya hal tersebut menyebabkan ketidakakuratan data, validitas dan relevansi yang ada menjadi berkurang,” kata Amir.

PKB Ahli Utama BKKBN Pusat Nofrizal menyebutkan, pendataan keluarga 2021 serentak dilaksanakan di seluruh indonesia dan diawali dari pimpinan daerah.

“Binjai mendapatkan komitmen kuat pak wali dan bu wali tentang suksesnya pendataan keluarga 2021. Karena pendataan ini bisa menjadi penanggulangan percepatan dan penanganan stanting,” ungkapnya.

Sementara, Kepala BKKBN Kota Binjai Lilik Rosdewati mengatakan, pendataan keluarga dilakukan serentak setiap lima tahun sekali melalui kunjungan ke keluarga dari rumah ke rumah.

“Pendataan keluarga 2021 menyediakan profil pasangan usia subur, keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja, keluarga dengan lansia, dan aspek kesejahteraan keluarga by name by address yang tidak tersedia secara lengkap pada sumber data manapun,” ujarnya.

Pendataan Keluarga 2021 akan dilaksanakan 1 April sampai 31 Mei 2021 dan dilakukan kader petugas pendata BKKBN sudah terlatih serta penyuluh Keluarga Berencana di seluruh Indonesia.

“Para petugas akan mengumpulkan data terkait dengan kependudukan, data Keluarga Berencana dan data tentang pembangunan keluarga,” kata Lilik.

Turut hadir PKB Ahli Utama BKKBN Pusat Nofrizal SP MA, Kabid Daldu Apin BKKBN Provinsi Sumut Dra Rabiatun Adawiyah beserta rombongan, Kepala BKKBN Kota Binjai Drg Lilik Rosdewati MKes dan sejumlah petugas pendataan.(anora)

 

Berita sebelumyaDua Siswa Bireuen Dilepas Ikut Seleksi Paskibra di Provinsi Aceh
Berita berikutnyaHasil KLB Ditolak Kemenkumham, Demokrat Medan Akan Syukuran