Macet di Simpang Tandam Hilir, Polres Langkat Atur Lalin di Wilkum Polres Binjai

713
Anggota Sat Lantas Polres Langkat terlihat mengatur lalu lintas di wilkum Polres Binjai

garudaonline-Binjai | Macet hingga dua kilo meter lebih mulai dari simpang Tandam Hilir, yang berbatasan dengan Kabupaten Langkat, terlihat tiga anggota Sat Lantas Polres Langkat mengatur lalin di wilayah hukum Polres Binjai.

Pantauan awak media, Sabtu (10/4/2021), antrean panjang akibat kemacetan arus lalu lintas disebabkan keluar masuknya mobil jenis tronton pengangkut tanah timbun untuk proyek jalan tol dan truk pengangkut tebu.

Tronton-tronton tersebut melintas dari jalan lintas Sumatera berbelok ke jalan Tandam Hilir, persisnya persimpangan tiga di samping Polsek Binjai.

Terlihat tiga anggota Sat Lantas Polres Langkat berpakaian dinas lengkap, sibuk mengatur arus lalu lintas yang padat dan berlapis di simpang Tandam Hilir.

Sementara aparat kepolisian dari Polres Binjai yang berpakaian dinas lengkap, justru tidak terlihat satu pun.

Pujian dan sapaan terlihat banyak ditujukan kepada tiga anggota Satuan Lalu Lintas Polres Langkat tersebut dari para pengemudi dan pengendara yang kebetulan kenal dengan mereka.

Mereka mengapresiasi, karena wilayah yang diatur ketiga petugas Sat Lantas tersebut, masuk ke dalam wilayah hukum Polres Binjai.

Hendro, salah seorang pengemudi mobil pribadi yang sempat terpantau awak media ngomel-ngomel, karena sudah terlalu lama mengalami kemacetan.

Kepada awak media, Hendro menyebutkan, simpang Tandam Hilir tersebut merupakan biang dari seringnya terjadi kemacetan panjang.

“Gimana tidak macet, preman yang di simpang itu hanya mendahulukan truk yang ingin masuk dan keluar dari Tandam Hilir, karena mereka mengasi uang recehan,” katanya kesal.

Seharusnya, kata Hendro, di simpang itu selalu ada seorang polisi, karena polisi di jalan mengatur lalin yang dihargai pengemudi.

“Lagi pula polisi lah yang lebih paham bagaimana cara mengatur lalu lintas dan mengurai kemacetan, bukan preman,” katanya. (DS)

Berita sebelumyaBorkat SSos MM Sebuah Pengecualian : Tiga Periode Jadi Ketua PAN Tapsel
Berita berikutnyaForkopimda Jatim Tinjau Korban Gempa Bumi di Malang dan Lumajang