Diapresiasi, Kebijakan Bupati Batu Bara Izinkan Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka

629
Sejumlah pelajar di Kabupaten Batu Bara mulai belajar tatap muka

garudaonline-Limapuluh | Stakeholder pendidikan di Batu Bara mengapresiasi kebijakan Bupati Batu Bara, yang telah mengizinkan Pembelajaran Tatap Muka dikombinasi dengan belajar dari rumah, sejak 19 April 2021.

Hal itu disampaikan Kepala UPTD SMP Negeri 1 Datuk Limah Puluh, Tobok Luhut Situmorang MPd yang juga Ketua MKKS SMP Kabupaten Batu Bara, kepada wartawan di UPTD SMP Negeri 1 Dt Lima Puluh, Kamis (22/4/2021).

Menurut Tobok, sebanyak 160 sekolah sesuai Surat Edaran Bupati Batu Bara Nomor: 420/2252/ 15 April 2021 tentang Penyelenggaran Pendidikan di masa pandemi Covid-19 pada Tahun Pelajaran 2020/2021, boleh menggelar tatap muka.

Dan, SK Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara Nomor: 800/0805-SR/ 14 April 2021 tentang Penetapan Sekolah Tangguh Disiplin Protokoler Kesehatan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara Tahun Pelajaran 2020/2021.

Selanjutnya, Tobok memperlihatkan Surat Edaran dimaksud kepada awak media dan salah satunya adalah UPTD SMP Negeri 1 Datuk Lima Puluh Kabupaten Batu Bara. “Sekarang belajar tatap muka sudah berjalan,” papar pria yang murah senyum ini.

Kata Tobok, hal inilah menjadi dasar keluarga besar UPTD SMPN 1 Datuk Lima Puluh Kabupaten Batu Bara mengucapkan terima kasih kepada Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP.

Sebab, berkat kepiawaiannya memimpin, dapat mengambil keputusan dirasakan sejalan dengan aspirasi masyarakat Batu Bara, khususnya dunia pendidikan, sehingga peserta didik boleh belajar tatap muka.

Kendatipun masih kombinasi dengan belajar dari rumah. Dengan kata lain, tetap mengikuti protokol kesehatan dalam bidang pendidikan yang dituangkan dalam SKB 4 Menteri.

Di tempat yang sama, komite sekolah Sumardi mengaku sangat gembira dengan adanya Surat Edaran Pemkab Batu Bara itu.

”Kami sebagai wali murid sangat gembira dan bersyukur dan sangat berterimakasih kepada Pemkab Batu Bara, melalui Dinas Pendidikan,” ungkapnya.

Sumardi juga memuji kepemimpinan Bupati Zahir sebagai kepala daerah, termasuk kinerja Kadisdik Ilyas S Sitorus SE MPd, yang sangat memperhatikan kemajuan dunia pendidikan di Batu Bara dengan berbagai upaya dilakukan, termasuk aplikasi untuk peningkatan kualitas pendidikan di Batu Bara.

“Beliau (Zahir dan Ilyas) sosok pemimpin yang sangat peduli pada kemajuan dunia pendidikan, khususnya UPTD SMP Negeri 1 Datuk Lima Puluh,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Eka Suryaningsih SPd, guru Matematika sekaligus orangtua siswa di UPTD SMPN 1 DLP.

“Perasaan orang tua sangat senang, karena dengan dibukanya kembali sekolah, sehingga dapat mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap HP, serta bisa berinterkasi dengan teman dan gurunya,” katanya.

Terpisah, Kadisdik Batu Bara Ilyas dihubungi lewa sambungan serulernya saat mengikuti LKPJ Bupati 2020 di ruang paripurna DPRD Kamis siang membenarkan, di lingkungan Disdik UPTD SD dan SMP sudah dilakukan kombinasi pembelajaran tatap muka dan dengan pembelajaran jarak jauh.

“Ada 160 sekolah yang sudah melaksanakannya sejak 19 April 2021 yang lalu,” sebut Ilyas seraya mengimbau supaya tetap mengedepankan keselamatan dan kesehatan peserta didik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat.

Di samping itu, kata Ilyas, Kabupaten Batu Bara berbeda dengan kabupaten/ kota lainnya. Batu Bara di tepian pantai, semakin lama anak-anak belajar dengan pola PJJ/BDR, bisa berakibat kurang baik.

“Anak-anak kita bukan hanya kehilangan pembelajarannya juga bisa kehilangan karakternya yang bukan tidak mungkin akan mengakibatkan jumlah anak putus sekolah dengan berbagai alasan akan bertambah,” terang Ilyas.

Lagi pula, tambah Ilyas, sebagian orang tua beranggapan, jika anaknya BDR/PJJ dan berada di rumah hal itu bukan sekolah, karena belum paham benar apa itu PJJ/BDR, karena anak ikut bekerja membantu meringankan beban ekonomi.

Karenanya, ancaman putus sekolah semakin nyata di Kabupaten Batu Bara. “Belum lagi sekolah swasta yang pembiayaannya banyak dari peserta didik juga akan semakin terganggu,” sebut Ncekli, sapaan akrab Kadisdik Batu Bara.(UJ)

Berita sebelumyaKorupsi Dana Desa, Mantan Kades Sibuluan Divonis Setahun Enam Bulan
Berita berikutnyaEmpat Terpidana Kasus Sabu Divonis Hukuman Mati