Bupati Asahan Imbau BKM Masjid Al-Hadil Haq Terapkan Prokes

596
Bupati Asahan Surya memberikan bantuan kepada anak yatim, kaum duafa dan BKM Masjid. (garudaonline/ hamdan rangkuti)

garudaonline-Kisaran | Bupati Asahan, H Surya mengimbau kepada BKM Masjid Al-Hadil Haq Desa Sei Jawi Jawi, agar mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Seperti lantai yang sudah steril, jemaah memakai masker, menyiapkan cuci tangan, dan diharapkan membawa sajadah sendiri sebagai alas tambahan, mempersingkat waktu tausiyah, shalat tarawih dan tadarus dan amaliyah-amaliyah lainnya dengan tidak mengabaikan rukun dan syarat”.

Bupati Surya mengingatkan hal itu saat melaksanakan Safari Ramadhan khusus di Masjid Al-Hadil Haq, Kamis (6/5/2021) malam.

Selain itu, bupati juga mengimbau untuk selalu memantau jemaah yang datang dari luar guna menghindari penyebaran covid-19 dan apabila ada jamaah yang terganggu kesehatannya, maka BKM/ jemaah segera menghubungi pusat kesehatan setempat.

Selanjutnya Surya mengimbau terhadap pelaksanaan shalat Idul Fitri dianjurkan untuk dilaksanakan di masjid/ musala atau disesuaikan situasi dan kondisi dengan mengikuti protokol kesehatan.

Bupati menyebutkan, seperti halnya di kecamatan Tinggi Raja pelaksanaan Safari Ramadan khusus di Kecamatan Sei Kepayang Barat Malam ini juga tetap mengikuti dan memedomani Surat Edaran Menteri dalam Negeri No 800/2784/SJ, tentang larangan berbuka puasa bersama pada bulan Ramadan dan kegiatan Open House/Halal Bihalal pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H/ 2021.

“Rombongan Safari Ramadan khusus malam ini juga tidak melaksanakan buka puasa bersama sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, kita hanya melaksanakan Salat Isya dilanjutkan dengan Salat Tarawih berjamaah serta tausiyah, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, para jemaah diberikan tausiyah agama oleh Al-Ustaz H Ahmad Qosyim Marpaung MSi yang menyampaikan tiga poin penting pada 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Yakni meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT, karena 10 malam terakhir ini ada satu malam yang paling mulia dari 1000 bulan yaitu malam Lailatul Qadar.

Poin kedua diingatkan, agar kita senantiasa berbuat baik kepada kedua orang tua kita dan terakhir yaitu menata hati, pandai mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Mari perbanyak amal ibadah di bulan yang penuh keberkahan ini,” tutup Ustaz Qosyim Marpaung. (Hans)

Berita sebelumyaWakapolda Sumut Ultimatum Anggota Jangan Coba-Coba Loloskan Pemudik
Berita berikutnyaBaitul Mal Bireuen Salurkan Rp 1,4 Miliar Zakat dan Infak