Pelaksanaan Salat Ied di Lapangan Merdeka Binjai Ditiadakan

141
Wali Kota Binjai H Amir Hamzah bersama Ketua DPRD, Kapolree, Dandim, Kajari, Ketua MUI dan Kepala Kemenag saat rapat di ruang rapat wali kota

garudaonline-Binjai | Pemerintah Kota Binjai tidak akan menggelar Salat Idul Fitri 1422 H di Lapangan Merdeka Binjai.

Hal ini merupakan hasil keputusan rapat Wali Kota Binjai bersama Ketua DPRD, Kepolres Binjai, Dandim, Kajari Binjai, Ketua MUI dan Kakan Kemenag di ruang rapat wali kota, Senin (10/5/2021).

“Peniadaan Salat Idul Fitri ini sesuai instruksi presiden dan saya juga sudah berkoordinasi dengan gubernur memutuskan bahwa untuk Salat Idul Fitri di Lapangan Merdeka ditiadakan,” ujar Wali Kota Binjai Drs H Amir Hamzah MAP.

Amir Hamzah mengatakan, pengambilan kebijakan ini juga dikarenakan kembali terjadinya tren peningkatan penyebaran Covid-19 di Kota Binjai.

“Untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri di masjid dan tempat-tempat lain yang sudah disepakati oleh masyarakat silahkan saja, tapi tetap patuhi protokol kesehatan,” katanya.

Sementara, Ketua DPRD Kota Binjai H Sri Noor Alamsyah Putra menyatakan, setuju dan mendukung kebijakan peniadaan Salat Idul Fitri di Lapangan Merdeka Binjai.

“Pada prinsipnya saya selaku Ketua DPRD sangat mendukung dengan apa yang disampaikan pak wali. Ini merupakan upaya kita untuk menjaga agar tidak muncul klaster baru penyebaran Covid di Binjai,” ujarnya.

Sedangkan, Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Wisnu Joko Saputro menyarankan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 saat melaksanakan salat di masjid agar isi khotbahnya dipersingkat.

Dandim mengimbau kepada seluruh keluarga, agar memrioritaskan untuk orang dewasa saja yang Salat Idul Fitri di masjid.

Anak-anak yang belum aqil baligh atau di bawah usia 10 tahun kita anjurkan di rumah. “Ini sedikit banyak akan mengurangi jumlah orang,” sebutnya. (anora)

Berita sebelumyaPenipuan Kedok Arisan Online, Hukuman Eks PNS Diperberat PT Medan
Berita berikutnyaDua Kapal Asing di Selat Malaka Ditangkap