Bupati Asahan Pastikan Pos Penyekatan Jaga Masyarakat dari Covid-19

184
Bupati Asahan H Surya, memberikan bingkisan kepada petugas penyekatan mudik lebaran. (garudaonline/ hamdan rangkuti)

garudaonline-Kisaran | Bupati dan Wakil Bupati Asahan bersama unsur Forkopimda melakukan pemantauan Pos Penyekatan arus mudik Lebaran yang terdapat di beberapa titik di Kabupaten Asahan.

Di antaranya, Pos Penyekatan II Simpang empat, yang berada di Jalan Perintis, Jalinsum Medan-Tanjung Balai, KM 175-176, Dusun VII B.Batu X Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat.

Selanjutnya di Pos Penyekatan III Aek ledong, yang berada di Jalinsum Medan-Rantau Prapat KM.213-214 Desa Aek Ledong, Kecamatan Aek Ledong.

Pos Penyekatan tersebut sesuai instruksi pemerintah pusat terhadap larangan mudik yang dimulai dari 6 Mei 2021 sampai 17 Mei 2021.

“Keberadaan Pos Penyekatan arus mudik Lebaran di beberapa titik wilayah Kabupaten Asahan adalah untuk menjaga masyarakat terhindar dari penularan Covid-19,” ujar bupati saat melihat secara langsung pengamanan yang dilakukan sesuai instruksi Pemerintah pusat terhadap larangan mudik, Senin (10/5/2021).

Bupati menyebutkan, terkait Hari Raya Idul Fitri yang semakin dekat dan untuk mengantisipasi para pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman.

Jajaran Polres Asahan, Dinas Perhubungan bekerjasama dengan TNI, Pol PP serta Dinas Kesehatan semakin gencar melaksanakan penyekatan di jalur masuk dan keluar wilayah Kabupaten Asahan.

Bupati mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak mudik dan tetap mematuhi disiplin protokol kesehatan. “Untuk itu kita sudah bekerjasama dengan TNI-Polri untuk mengantisipasinya,” tegas bupati.

Menurut bupati, tempat wisata yang ada di Kabupaten Asahan, seperti alun-alun akan kita tutup dan untuk tempat wisata lainnya seperti air terjun ponot juga akan dilakukan pembatasan demi mencegah terjadinya kerumunan di objek wisata.

Sementara, Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK mengatakan pemeriksaan akan dilakukan kepada semua pelintas dari luar daerah yang melewati wilayah Kabupaten Asahan.

Di tempat penyekatan juga disediakan petugas kesehatan untuk melakukan tes swab bagi mereka yang melintas.

“Di hari ke 5 Ops Ketupat Toba, ada sekitar kurang lebih 156 pemudik yang sudah kita suruh putar balik.

Hal ini dikarenakan mereka tidak dapat menunjukkan dokumen surat keterangan bebas covid. “Untuk itu, seluruhnya kita lakukan tindakan tegas dan menyuruh putar balik,” tegas Nugroho.

Sementara di setiap pos juga terlihat beberapa badut pengaman sebagai terobosan pihak Polres Asahan dalam membantu melakukan penegakan hukum dan  kesan yang lebih humanis.

Kapolres juga berharap kepada seluruh masyarakat yang akan mudik, untuk menunda mudik dan berwisata dulu sampai pandemi Covid-19 ini mereda.

Selanjutnya bupati beserta rombongan memberikan bingkisan berupa makanan dan minuman untuk personel Pos PAM dalam melaksanakan tugas pengamanan Operasi Ketupat Toba 2021.

“Saya berpesan agar seluruh personel yang bertugas tetap mematuhi protokol kesehatan dan keselamatan, serta selalu menggunakan APD dan masker dalam menjalankan tugas di lapangan,” tutupnya.(Hans)

 

 

Berita sebelumyaSolat Ied dan Zakat Fitrah Selama Masa Pandemi Covid-19, Simak Penjelasannya..!!
Berita berikutnyaDi Sela Penyekatan Mudik, Polres Labuhanbatu Kembali Tes Urine Awak Kendaraan Umum