Pascalebaran, Bupati dan Forkopimda Asahan Ikuti Arahan Presiden secara Virtual

528
Bupati dan Wakil Bupati Asahan bersama unsur Forkopimda mengikuti pengarahan Presiden tahun 2021 secara virtual. (Garudaonline/ hamdan rangkuti)

garudaonline-Kisaran | Pasca Lebaran Idul Fitri 1442 H, Sumatera Utara salah satu dari 15 provinsi di Indonesia, yang mengalami kenaikan Covid-19.

Hal itu diungkapkan Bupati Asahan Surya, usai mengikuti pengarahan Presiden RI tahun 2021 secara virtual bertempat di Aula Melati Kantor Bupati setempat, Senin (17/5/2021).

Sesuai arahan presiden, Bupati Surya menyampaikan agar Kepala Daerah se-Indonesia berhati-hati dan waspada terhadap potensi kenaikan covid-19 pada pasca lebaran 1442 H.

“Hal ini disebabkan masih adanya masyarakat kita yang melakukan mudik, meskipun pemerintah sudah mengeluarkan larangan tentang mudik,” ujar Presiden sebagaimana disampaikan Bupati Asahan.

Presiden juga menyampaikan kasus aktif covid-19 yang ada di tahun ini tidak sebesar kasus aktif pada tahun-tahun lalu, karena saat ini sudah terjadi penurunan, dan puncaknya pada awal Februari 2021 kasus aktif berjumlah 176 ribu dan sekarang turun menjadi 90.800 kasus.

“Terjadi penurunan sekitar 48 persen. Dan penurunan ini yang harus kita dapatkan seterusnya,” imbuh Presiden Joko Widodo.

Presiden juga menjelaskan, ada 15 provinsi yang mengalami kenaikan covid-19 yakni Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Aceh, Babel, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Malut, Kalteng, Sulsel, Sulteng dan Gorontalo.

Di sini Presiden minta agar 15 provinsi ini untuk terus berhati-hati terhadap kenaikan wabah covid-19 dan ini juga berlaku untuk Provinsi lainnya.

Presiden mengatakan, pada hari lebaran kemarin mobilitas masyarakat ditempat-tempat wisata naik tinggi dari 38,42 % – 100,8 %, maka dari itu diharapkan kepada kita semua untuk terus waspada dan berhati-hati pada kenaikan wabah covid-19 di 2 minggu ke depan.

“Kepada kepala daerah yang wilayahnya masih zona merah dan orange, tempat wisatanya harus ditutup dan untuk wilayah berzona kuning dan hijau boleh dibuka tapi dengan memperketat Prokes Covid-19 serta adanya Satgas Covid-19,” jelasnya. (Hans)

Berita sebelumyaAtlet Renang Legendaris Divonis 1 Bulan Penjara
Berita berikutnyaTNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ribu Ekor Benur di Lampung