Banjir Rendam 5.806 Rumah di Batubara

221

garudaonline – Medan | Banjir merendam 5.806 rumah di Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (19/8/2021).

Banjir disebabkan hujan deras sejak empat hari terakhir dan diperparah dengan banjir kiriman dari Kabupaten Asahan.

“Curah hujan yang tinggi sejak Minggu sampai sekarang menyebabkan banjir. Selain itu air kiriman dari hulu mengakibatkan debit air naik dan merendam 5.806 rumah,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Muhammad Sa’ban Efendi Harahap.

Efendi menyebutkan sejumlah sungai di Batubara juga meluap. Tak hanya merendam pemukiman warga, banjir juga merendam areal sawah atau perkebunan dan fasilitas umum.

“Korban jiwa nihil, untuk sekolah yang terendam masih dalam pendataan. Sedangkan areal perkebunan atau sawah yang terdampak seluas 4.778,5 hektare. Kerugian masih dalam penghitungan,” paparnya.

Menurut Efendi wilayah yang terdampak banjir berada di 31 desa yang tersebar di empat kecamatan antara lain Kecamatan Sei Balai, Kecamatan Nibung Hangus, Datuk Tanah Datar dan Kecamatan Talawi.

“Tim BPBD bersama warga dan aparat desa setempat saat ini bersama-sama memperbaiki tanggul yang jebol. Kita juga memberikan air bersih kepada warga yang terdampak banjir. Saat ini masih dilakukan pemantauan secara berkala,” sebutnya.

Efendi mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap banjir susulan. Sebab hujan terus turun dan curah hujan di wilayah hulu (Kabupaten Asahan) masih tinggi.

“Air terpantau surut di beberapa lokasi, tapi naik di beberapa lokasi lain. Kami berharap ada bantuan dari pemerintah terutama untuk warga yang terdampak banjir,” bebernya.

(Nor)

Berita sebelumyaDua Kurir Sabu Dihukum 15 Tahun Penjara
Berita berikutnyaKAI Raih Penghargaan BUMN Transportasi Pengembang UMKM Terbaik