Basarnas Evakuasi 7 Wisatawan yang Hilang di Air Terjun Dwi Warna

161
Tujuh wisatawan ditemukan Tim Basarnas yang sempat hilang di Pemandian Air Panas Tujuh Warna. (Ist)
Tujuh wisatawan ditemukan Tim Basarnas yang sempat hilang di Pemandian Air Panas Tujuh Warna. (Ist)

garudaonline – Medan l Basarnas Medan mengevakuasi tujuh wisatawan yang sempat hilang di Pemandian Air Terjun Dwi Warna, Sibolangit Kabupaten Deli Serdang, Sumut. Saat ditemukan ketujuh orang tersebut dalam kondisi hipotermia dan lemas.

Ketujuh korban merupakan guru dan siswa di SMA Santo Thomas Medan antara lain Yansen (30) warga Kenanga Raya kondisi Cedera Ringan; Marsel (17) warga Komplek Ambasador Medan; Haduan (17) warga Jalan Menteng 7.

Kemudian Hagai Pinem (17) warga Flamboyan Raya; Valentino (18) warga Jalan Gaperta; David (17) warga HM Joni Medan; Farel (17) warga Gaperta Ujung Medan.

Kepala Kantor Basarnas Medan, Toto Mulyono menyebutkan satu tim berjumlah 8 orang personel Rescuer Basarnas Medan diterjunkan ke lokasi di sekitar pemandian Air Terjun Dwi Warna malam tadi (15/5/2021).

“Dengan membawa peralatan mounteneering dan emergency lamp personel berangkat ke lokasi di Sibolangit. Di sana tim berkoordinasi dengan pihak terkait dan pemandu wisata di sana,” kata Toto, Minggu (16/5/2021).

Laporan kejadian tersebut diterima dari abang kandung salah satu korban. Saat otu pelapor menjelaskan bahwa adiknya Yansen bersama 6 siswa dari SMA Santo Thomas Medan pergi ke pemandian Air Terjun Dwi Warna pada Sabtu (15/5/2021) sekitar pukul 11.30

“Mereka ke sana berwisata setelah selesai melaksanakan ujian sekolah. Di tengah perjalanan menuju lokasi pemandian turun hujan cukup deras yang menyebabkan kabut pekat dan menyulitkan jarak pandang,” jelasnya.

Kemudian ketujuh orang tersebut menggunakan Google maps untuk menuju lokasi namun mereka malah tersesat.

“Malam tadi sekitar pukul 21.25 Wib, pelapor masih sempat menerima telepon dari korban namun setelah itu tidak ada komunikasi lagi. Menerima informasi tersebut pelapor menghubungi BPBD Serdang Bedagai dan diarahkan ke Kantor Basarnas Medan,” urainya.

Berdasarkan kesepakatan seluruh tim yang terlibat dan menjaga keselamatan tim maka diputuskan evakuasi dilakukan Minggu (16/5/2021) sekitar pukul 03.00 wib. Tim masuk ke hutan dan memulai pencarian.

“Sekitar pukul 06 58 Wib tim menemukan korban dalam keadaan selamat dan mengalami hipotermia ringan dan lemas berjarak sekitar km dari Pemandian air terjun Dwi Warna. Tim langsung melakukan penanganan selanjutnya dievakuasi ke posko Sibolangit,” bebernya. (NOR)

Berita sebelumyaKetua Komisi A DPRDSU Apresiasi Menteri BUMN Pecat Direksi KF Terkait Antigen Bekas
Berita berikutnyaDeretan Penyakit Mengintai Pasca Lebaran