Batal, Pengadaan Moubiler Gedung DRPD Kota Binjai

200
Wali Kota Binjai Amir Hamzah saat meresmikan gedung dewan

garudaonline-Binjai | Pengadaan moubiler di gedung DPRD Kota Binjai pada tahun anggaran 2021 dibatalkan, disebabkan oleh keterbatasan waktu.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemko Binjai, Dian Ampera mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Senin (31/1/2022).

Disebutkan, proses lelangnya sudah sempat dilakukan, namun karena saat itu pihak PPK melakukan pengecekan kembali ke pihak penyedia dan waktunya pemeriksaan panjang, sehingga dibatalkan.

“Jadi, anggaran di tahun semalam (2021) ditarik kembali ke kas daerah. Belum ada pengajuan dari Sekretaris DPRD Binjai soal permintaan pengadaan lelang moubiler di gedung dewan,” sebut Dian.

Dijelaskan, kendala ada di persoalan waktu yang tidak cukup, proses lelang harusnya hanya 35 hari kerja.

Jadi, kalau tidak salah, kemarin mau dikontrak kan 30 November 2021, kan gak cukup lagi waktunya jika dihitung sampai 30 Desember, maka batal.

Pihaknya tidak bisa menentukan kapan akan dilakukan lelang ulang, karena kewenangan ada di Sekretaris Dewan.

“Nanti akan daftar ulang lagi peserta tender. Ada Rp2,5 miliar anggaran untuk pengadaan moubiler Tahun Anggaran 2022,” ungkap Dian.

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Binjai, Putri Syawal juga mengakui, sempat membatalkan lelang pengadaan mobiler gedung dewan di tahun anggaran 2021.

Hal itu yang menjadi faktor tertundanya pengadaan dan fasilitas di gedung wakil rakyat yang pembangunannya menelan biaya Rp45 miliar.

“Ada beberapa dokumen yang saya rasa tak sesuai ketentuan atau kurang pas. Di antaranya tidak cukup waktu 30 hari kerja dan lain sebagainya,” jelasnya.

Bahkan, kata Sekwan, pihak penyedia yang wacananya sebagai penyedia moUbiler sempat marah dan akhirnya mensomasi kami, karena lelang pengadaan moubiler dibatalkan.

Pada tahun anggaran 2021 pengadaan mobiler dianggarkan sebesar Rp2,5 miliar, dan di 2022 akan ditambah lagi senilai Rp2,5 miliar, totalnya Rp5 miliar.

“Maka, akan diadakan lelang ulang terbuka untuk pengadaan moubiler, estimasinya pelelangan mungkin nanti saat P-APBD,” jelas Putri. (anora)

Berita sebelumyaPenetapan Tujuh Anggota KPID Dilaporkan ke Ombudsman Sumut
Berita berikutnyaDaya Listrik PLN Sumut Surplus di Awal Tahun 2022