Bentrokan Pecah di Klambir V Satu Tewas

166
Satu orang tewas dalam bentrokan antar kelompok di Klambir V, Sunggal. (Ist)
Satu orang tewas dalam bentrokan antar kelompok di Klambir V, Sunggal. (Ist)

garudaonline – Medan l Tawuran antara sekelompok pemuda juga pecah di kawasan Klambir Lima, Desa Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal, Kabupaten Sunggal, Minggu (26/12/2021) dinihari.

Akibat kejadian ini satu orang warga bernama Dedi Rukandi (53) meninggal dunia akibat terkena bacokan senjata tajam di bagian kepala.

Informasi dihimpun wartawan, tawuran antara pemuda yang didominasi dari anak remaja ini terjadi sejak Sabtu (25/12/2021) malam. Korban yang melihat kejadian ini mendatangi lokasi pertikaian.

Nahas bagi korban, ia malah menjadi sasaran penganiayaan kelompok pemuda lainnya. Saat itu korban sempat berlari menyelamatkan diri, namun karena kondisi luka, korban pun akhirnya terjatuh bersimbah darah di pinggiran parit.

Tak hanya itu, usai jatuh korban kembali dianiaya oleh para pelaku. Melihat korban sudah tak bergerak, para pelaku langsung melarikan diri.

“Kejadian ributnya sejak tengah malam sampai pagi. Mereka yang tawuran anak-anak (geng motor) itu bang. Warga sini resah dibuat,” kata Alwan salah seorang warga sekitar.

Polisi yang menerima informasi kejadian ini lalu turun ke lokasi kejadian. Jenazah korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Kapolsek Sunggal Kompol Chandra Yudha Pranata ketika dikonfirmasi membenarkan adanya aksi tawuran yang merenggut 1 korban jiwa.

“Iya benar keributan mengakibatkan 1 korban meninggal dunia,” katanya.

Chandra menjelaskan pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini dan melakukan pengejaran terhadap pelakunya.

“Ini kita sedang gelar kasusnya,” ujarnya.

Dari lokasi kejadian dan mencari barang bukti berupa 1 unit Honda Vario BK 2223 AJH, 3 unit handphone merk Vivo , 3 batu koral, 1 dompet berisi 1 lembar STNK dan KTP. (DOD)

Berita sebelumyaZikir dan Doa Warnai Peringatan 17 Tahun Tsunami Aceh di Bireuen
Berita berikutnyaHarga Kebutuhan Pangan di Medan Terkendali Saat Natal