Bobby Harap Warga Medan Manfaatkan Isoter di KM Bukit Raya

141
KM Bukit Raya

garudaonline – Medan | Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyebutkan saat ini masih ada sekitar 8.000 masyarakat Kota Medan yang melakukan isolasi secara mandiri. Karena itu, KM Bukit Raya diharapkan dapat menampung masyarakat Kota Medan yang masih melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Saya berharap ini dapat menampung masyarakat Kota Medan yang masih melakukan isolasi mandiri di rumah,┬ákarena memang jumlahnya masih cukup banyak. Ke depanya kita akan membuka isoter di tingkat kecamatan,” kata Bobby Nasution, Sabtu (21/8)

Bobby menyebutkan kapal berkapasitas 462 bed dengan standart protokol kesehatan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang dapat menunjang kesembuhan para pasien covid-19 seperti tempat tidur, panggung senam, sarana ibadah dan fasilitas hiburan lainya.

“Tidak hanya itu saja tenaga kesehatan yang telah ditugaskan juga selalu siap sedia memantau kondisi pasien selama menjalani isolasi. Hingga saat ini tercatat sudah ada 11 pasien covid-19 yang menjalani isolasi di tempat isoter terapung ini,” jelas Bobby.

Dijelaskan Bobby Nasution, kapal ini sebenarnya dapat menampung 900 lebih orang, namun karena didesain sesuai dengan standart protokol kesehatan maka kapal ini hanya menampung 462 bed isolasi. Meskipun begitu kapal ini sangat membantu Pemko Medan untuk menambah ketersediaan bed isolasi.

“Kapal ini memang kita fokuskan untuk lima wilayah di Medan bagian utara, karena memang Kota Medan terbagi menjadi beberapa wilayah mengingat luasnya kota Medan,” ucap Bobby Nasution.

Menteri BUMN, Erick Thohir menjelaskan KM Bukit Raya di Terminal Bandar Deli, Dermaga 007, Kecamatan Medan Belawan dijadikan sebagai isolasi terpusat (isoter) untuk menjaga agar tidak terjadi penularan Covid-19 yang semakin banyak dan tingkat kematian yang masih terjadi dimana-mana.

“Kunci penangan covid-19 ini adalah kebersamaan. Isoter terapung ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah yang secara gotong royong berupaya memutus mata rantai covid-19,” ucapnya saat meninjau operasional KM Bukit Raya.

Menurutnya isolasi terapung ini penting sekali mendapat dukungan dari masyarakat. Oleh sebab itu Erick meminta warga Medan yang terkonfirmasi positif jangan ragu untuk bergabung di tempat isolasi terpusat karena standart pelayanannya pasti dijaga dengan baik.

“Tidak cukup hanya kerjasama Pemerintah saja, masyarakat juga harus mendukung program-program Pemerintah sehingga masalah covid-19 ini dapat teratasi bersama-sama secara baik,” tegasnya.

Sedangkan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo kunci penanganan covid-19 salah satunya adalah isoter. Selama ini isoter hanya ada di darat, namun kini juga dilakukan di laut dengan menggunakan kapal laut yang saat ini sedang tidak beroprasi.

“Ini sudah pernah kita coba di Makasar dan di Makasar itu sukses besar, dari lima puluh orang yang sudah di tes dalam waktu lima hari bisa kembali sembuh karena adanya udara yang mengandung klorin dapat membantu penyembuhan lebih cepat,” paparnya.

(Nor)

Berita sebelumyaFantastis! Segini Upah Kurir Narkoba asal Aceh Jika Sukses Antar Sabu ke Jakarta
Berita berikutnyaKapolda Sumut Kirim Ratusan Personel Brimob ke Papua