BPS Libatkan 7.774 Forum Konsultasi Publik Regsosek di Sumut

118
BPS Libatkan 7.774 forum konsultasi publik Regsosek di Sumut. (Garudaonline/ist)
BPS Libatkan 7.774 forum konsultasi publik Regsosek di Sumut. (Garudaonline/ist)

garudaonline – Medan l Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara akan menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) di 33 kabupaten/ kota di Sumatera Utara.

Di Sumut totalnya mencapai 7.774 FKP yang dilibatkan demi menyukseskan Regsosek.

“Di Sumut totalnya menjadi 7.774 FKP, karena beban jumlah dusunnya atau kepala lingkungannya, jadi beberapa harus kita lakukan lebih dari satu kali,” ucap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Nurul Hasanudin.

Nurul mengatakan yang menjadi peserta FKP Regsosek terdiri dari ketua rt, kepala dusun (Kadus), kepala lingkungan ataupun perwakilan yang memahami kondisi daerah setempat.

“Kita mengundang tokoh lain ada lima orang di sana, karena anggaran dan lainnya ada keterbatasan jumlah, jadi perlu dimaklumi, ada tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua atau pengurus lembaga desa, dan Babinsa yang bisa membantu proses kegiatan tersebut,” terangnya.

Kegiatan FKP ini tambahnya akan digelar hingga 21 Mei 2023. Konsultasi ini mengenai ketepatan hasil pengelompokan kesejahteraan keluarga, sebagai bentuk partisipasi dan kontrol sosial dalam penyusunan basis data.

“Dari hasil FKP inilah pengelompokan keluarga prasejahtera dan miskin bisa dibangun. Dengan adanya data Regsosek yang strukturnya by name by addres, bisa diatasi terkait dengan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” terangnya.

Untuk FKP Regsosek terbanyak, tambah Nurul, berada di Deliserdang dengan total 732, kemudian disusul Kota Medan sebanyak 696 FKP dan Simalungun dengan total 509 FKP.

“Demi mensukseskan kegiatan FKP Regsosek di Sumatera Utara, BPS telah mempersiapkan sebanyak 6.113 fasilitator, asisten fasilitator 1.682 orang dan administrator sebanyak 862 orang. Petugas kita harus membackup itu,” ungkapnya.

Nurul berharap FKP Regsosek ini dapat rangkum sesuai target yang telah ditetapkan yaitu pada tanggal 21 Mei 2023.

“Semuanya diatur agar bagaimana terget pada tanggal 21 Mei itu bisa selesai gak boleh lewat harus diusahakan, mudah-mudahan cuaca dan juga akses menuju lokasi bisa kita mitigasi, terutama di kepulauan Nias,” bebernya. (Nor)

Berita sebelumyaKabag SDM Polrestabes Medan Pimpin Rakor HUT ke-77 Bhayangkara
Berita berikutnyaKapolrestabes Medan Hadiri HUT ke-43 Yayasan Kemala Bhayangkari 2023