Bupati Bireuen : TMMD Wujud Nyata Sinergi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

219

garudaonline-Bireuen | Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi mengatakan, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) wujud nyata dari salah satu Nawacita Pemerintah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu diungkapkan bupati pada pembukaan dan penandatangan koordinasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Regional ke-110 tahun 2021 secara resmi dengan tema ‘TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri’ di Meuligo Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (2/3/2021).

Hadir dalam acara tersebu, Sekdakab Bireuen H Ibrahim MSi, Forkopimda Bireuen, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Zainal Abidin Rambe SSos, Pasiter Kodim 0111/Bireuen Kapten Inf Yusri, Kapolres, Wakapolres, sejumlah Kepala SKPK serta tokoh masyarakat.

Dijelaskan, TMMD juga merupakan salah satu program Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara lintas sektoral dan terpadu dengan kementerian, lembaga pemerintahan nonkementerian, Polri, pemerintah daerah beserta seluruh komponen masyarakat.

Bupati Muzakkar menyebutkan, tujuan yang harus diintegrasikan dalam langkah nyata untuk membangun desa, agar kehidupan ekonomi masyarakat menjadi semakin lebih baik.

Selain itu, sasaran TMMD Reg ke-110 2021 juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan wawasan berbangsa-bernegara melalui kegiatan fisik dan nonfisik kususnya di daerah terisolir, tertinggal, rawan bencana, daerah perbatasan, wilayah pascakonflik dan wilayah perkotaan yang kumuh.

Sementara itu, Pasiter Kodim 0111/Bireuen Kapten Inf Yusri menyebut, selama pra TMMD hingga 28 Februari 2021 sesuai target pembukaan dan pengerasan jalan sepanjang 10 Km dengan dua lokasi Kecamatan Jeumpa dan Juli sudah dikerjakan mencapai 62 persen kurang lebih 6 Km.

Pembukaan dan pengerasan jalan, kata Kapten Yusri, sepanjang 10 Km dibagi dua ruas yaitu ruas dari arah Desa Alue Limeng ke Cot Meugoe sepanjang 4.8 Km dan ruas dari Alue Limeng ke Desa Mon Mane 5,2 Km.

Alhamdulillah, target pembangunan jalan sebagai akses utama masyarakat Alue Limeng sekitarnya bisa diselesaikan seiring penutupan kegiatan nanti.

“Apalagi masyarakat sangat mendukung karena sudah lama mengharapkan adanya sarana transportasi sebagi sebagai urat nadi akses perekonomian masyarakat,” kata Yusri. (HERA)

Berita sebelumyaPelaku Begal Pasutri di Tunggurono Ditangkap Polres Binjai
Berita berikutnyaKAI-KPK Kerja Sama Perangi Korupsi