Bupati Langkat dan Wagubsu Tindaklanjuti Pengembangan Objek Wisata

125
Wagubsu Musa Rajekshah dan Bupati Langkat Terbit Rencana PA tindaklanjuti pengembangan objek wisata

garudaonline-Langkat | Bupati Langkat Terbit Rencana PA mendampingi Wagubsu H Musa Rajekshah meninjau langsung kawasan wisata Bukit Lawang dan Tangkahan di Kabupaten Langkat, Kamis (18/11/2021).

Di sana juga dilakukan rapat tindak lanjut dari pembahasan minggu lalu di Kantor Gubsu digelar di lokasi wisata, di Jungle Inn and Restaurant Bukit Lawang Kecamatan Bahorok, Langkat.

Bupati menyampaikan konsep pembangunan ekowisata terintegrasi di antaranya daya tarik, sarana dan prasarana dasar penunjang, peningkatan nilai ekonomi masyarakat, aksestabilitas, tata ruang wilayah dan status lahan.

Untuk matriks rencana aksi pembangunan pariwisata Langkat jangka pendek (infrastruktur) berupa aksestabilitas, pembangunan jembatan Bandar Pulau ruas Simpang 3 Namu-Unggas Tangkahan Kecamatan Batang Serangan, dengan volume 30,6 meter.

“Pembangunan dilaksanakan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemprovsu,” ungkap bupati seraya menyebut pengadaaan penerangan di objek wisata berupa tenaga surya berjumlah 36 unit oleh Dinas ESDM Provsu.

Pengadaan kelengkapan jalan oleh Dinas Perhubungan dan fasilitas persampahan oleh DLH Provsu. Sementara, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provsu melakukan pengembangan wisata melalui sektor perekonomian masyarakat desa.

Sasarannya kawasan Kecamatan Batang Serangan dan Bahorok berlokasi di 6 Desa. Yakni Desa Sampe Raya, Desa Timbang Jaya, Desa Timbang Lawan Desa Lau Demak di Kecamatan Bahorok serta Desa Namo Sialang dan Desa Sei Serdang di Kecamatan Batang Serangan.

Sementara, Wagubsu berharap, Dinas PU Provinsi dapat membangun jalan menuju Bahorok, khususnya menuju lokasi wisata harus selesai pada 2022.

Ia juga minta para pimpinan harus konsen dalam perkembangan dan kemajuan wisata di Langkat demi bermanfaatnya di mata pemerintah, pelaku wisata, wisatawan dan masyarakat di sekitarnya.

“Harapan kita datang bukan hanya melengkapi absen, tetapi pulang nantinya dengan konsep yang kita rapatkan dapat terjalan dengan sukses,” tandasnya.

Wagubsu juga ingin dikembalikannya Orang Utan ke Bukit Lawang bekerjasama dengan lembaga terkait, karena Orang Utan adalah ikon Bukit Lawang.

Selanjutnya, Wagubsu juga meminta Bupati Langkat menata ulang pintu masuk ke Bukit Lawang, terkhusus ikon patung Orang Utannya.

“Kalau bisa dipercantik agar menarik pengunjung. Jika perlu diadakan sayembara bagi seniman patung untuk membuat ikon Orang Utan di pintu masuk, dan segera didesain sedemikian rupa sebagai maskot pariwisata Langkat” pintanya.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Harun Mustafa Nasution, anggota DPRD Sumut H Zainuddin Purba, OPD dan jajaran terkait dari Pemprovsu dan Pemkab Langkat. (SLM)

Berita sebelumyaPengurus PDIJ Nusantara Kabupaten Bireuen Silaturahmi dengan Bupati
Berita berikutnyaMensos Minta Korban Longsor Rumah Kinangkung Direlokasi