Data Kependudukan Belum Valid, Penyebab Warga Wampu Belum Terima Bansos

193
Kabid Limjamsos dan Kabid PFK Dinsos Langkat saat mengunjungi rumah warga

garudaonline-Langkat | Permasalahan data kependudukan yakni kartu keluarga (KK) belum valid menyebabkan Hasanuddin MY dan T M Fadli, warga Dusun Wonogiri, Desa Jentera Stabat, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, hingga kini belum mendapatkan bantuan sosial (Bansos) Covid-19.

“Jadi sebab KK-nya belum valid menyebabkan belum menerima Bansos Covid-19,” sebut Plt Kadis Sosial Rina Wahyuni Marpaung kepada garudaonline di ruang kerjanya, Jumat (2/7/2021) di Stabat.

Hal itu diketahui, ungkap Rina, setelah dilakukan peninjauan langsung ke rumah warga tersebut. Tim yang turun terdiri dari Kabid Limjamsos Dinsos Langkat, Kabid PFB Dinsos Langkat, Korkab PKH wilayah Langkat, dan operator data.

Mereka langsung berkordinasi dengan pihak desa, hasilnya diketahui ternyata warga tersebut sudah diusulkan dalam DTKS Offline.

Setelah itu, tim langsung menindaklanjuti ke rumah warga tersebut, didampingi Kadus Wonogiri dan Korcam PKH wilayah Kecamatan Wampu.

Sesampainya dirumah warga tersebut, tim mengetahui bahwa KK-nya masih banyak permasalahan. Salah satunya data dari anggota keluarga yang ada dalam KK belum valid dan update di Disdukcapil Langkat.

“Hal itu yang mengakibatkan warga tersebut belum bisa diusulkan dalam finalisasi data DTKS melalui SIK NG,” papar Rina Wahyuni Marpaung.

Jadi dari kesimpulan peninjauan tersebut, kata Rina, tim tengah melakukan perbaiki data warga tersebut agar dapat diusulkan sebagai penerima Bansos.(SLM)

Berita sebelumyaKepsek dan Guru Sekolah Penggerak SMPN 1 Bireuen Ikut Pelatihan ITH
Berita berikutnyaBeredar, Akun Medsos Palsu Lakukan Penipuan Atasnamakan Bupati Langkat