Dihukum 2 Tahun Karena Palsukan Dokumen, Terpidana Sujadi Diciduk

140
Terpidana, Sujadi alias Goh Phi Tiam alias A Tiam (pakai baju oranye). (Ist) 
Terpidana, Sujadi alias Goh Phi Tiam alias A Tiam (pakai baju oranye). (Ist) 

garudaonline – Medan | Terpidana perkara pemalsuan dokumen bernama Sujadi alias Goh Phi Tiam alias A Tiam diciduk oleh Tim Intelijen Kejagung dan Kejati Sumut di Gudang CV Jaya Makmur Sentosa (JMS), Jalan Yos Sudarso KM 15,5 Medan Labuhan, Senin (14/6/2021) pukul 13.30 WIB.

Terpidana ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejari Medan sejak tahun 2015. “Saat penangkapan, terpidana berusaha mengelabui tim. Ketika datang ke Gudang CV JMS, terpidana berupaya bersembunyi serta melarikan diri dari lantai dua gedung,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian.

Saat datang ke gedung, salah seorang anak terpidana ditanya tim jaksa. “Di mana bapak mu. Di mana orang tuamu ?,” tanya jaksa. “Saya tidak tau di mana dia berada. Dia sudah lama di negara Vietnam,” jawab anak tersebut.

Tidak percaya dengan omongan anak itu, tim meminta agar membuka sebuah kamar yang berada di lantai dua. Selanjutnya, tim langsung mengamankan terpidana di ruangan lantai dua yang terkunci. Terpidana juta berusaha menahan pintu dari dalam.

“Terpidana akhirnya menyerah dan dibawa langsung untuk diperiksa hingga melengkapi administrasi. Selanjutnya, terpidana diserahkan ke Kejari Medan untuk dieksekusi ke Lapas Tanjung Gusta Medan,” cetus Sumanggar.

Eksekusi itu berdasarkan surat perintah pelaksaanan Putusan Pengadilan Nomor: Print-243/2.3.10/Euh.1/09/2015 tanggal 23 September 2015 guna melaksanakan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 543 K/Pid/2015 tanggal 13 Agustus 2015 dalam perkara pidana umum yakni menggunakan surat palsu dan melanggar Pasal 266 ayat (1) KUHPidana.

Dalam perkara tersebut, terpidana dihukum selama 2 tahun penjara. Sebelumnya, pada Juli 2012, terpidana Sujadi telah membuat surat palsu atau mempergunakan surat palsu dalam mengajukan permohonan penerbitan surat tanah penguasaan fisik di Jalan Platina Kelurahan Titi Papan seluas 4.413 M2 berdasarkan Akta Jual Beli Nomor: 06/2011, tanggal 27 April 2011.

Bahwa Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah Nomor :593.83/102, tanggal 20 Mei 2011 yang diketahui Lurah Titipapan, Eric Fadillah, STTP (photocopy yang dilegalisir), terlampir dalam berkas perkara. Sedangkan Asli Buku Register Surat Keluar Tahun 2011 milik Kantor Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli telah dikembalikan. (RD)

Berita sebelumyaSei Bilah Langkat Masuk Nominasi Kelurahan Terbaik Sumut
Berita berikutnyaRumah Sakit Bergerak Jangkau Ratusan Masyarakat Sumut