Dituntut 4 Bulan Penjara, Jaksa Nilai Julianna Phan dan Putra Martono Terbukti Berzinah

414
Dua terdakwa, Julianna Phan dan Putra Martono sebelum menjalani sidang. (Ist) 
Dua terdakwa, Julianna Phan dan Putra Martono sebelum menjalani sidang. (Ist) 

garudaonline – Medan | Dinilai terbukti melakukan perzinahan, Julianna Phan (34) dan Putra Martono (39) dituntut masing-masing selama 4 bulan penjara.

“Benar, kami menuntut kedua terdakwa dengan hukuman masing-masing selama 4 bulan penjara,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Priono Naibaho kepada wartawan usai sidang, Selasa (18/5/2021).

Dalam sidang yang digelar secara tertutup di Ruang Cakra VII Pengadilan Negeri (PN) Medan tersebut, Chandra menilai kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 284 ayat (1) ke-1 huruf a KUHPidana.

“Kedua terdakwa kita nilai terbukti melanggar Pasal 284 ayat (1) ke-1 huruf a KUHPidana Tentang Perzinahan,” pungkas JPU.

Dalam dakwaan JPU Chandra Priono Naibaho, pada Mei 2017, terdakwa Putra Martono (berstatus suami korban) dan Julianna Phan (berstatus istri orang) berkenalan hingga bertemu di Vista Gym Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto Medan. Sehingga kedua terdakwa saling bertukar nomor hape yang membuat hubungan mereka semakin dekat.

Keduanya juga sering berjanji bertemu dan makan bersama. “Pada Agustus 2017, kedua terdakwa memutuskan berpacaran. Saat itu, Putra Martono menyadari bahwa dirinya masih terikat pernikahan dengan AP (saksi korban) sesuai Kutipan Akta Perkawinan Kota Medan Nomor 527/2008,” ujar JPU.

Putra Martono juga menyadari bahwa Julianna Phan sudah menikah. Tak lama, korban mengetahui hubungan keduanya dan sempat menegur Julianna Phan. Ketika ditegur, Julianna Phan berjanji tidak akan berhubungan lagi dengan Putra Martono.

Namun pada Oktober 2017, keduanya pergi ke Malaysia dan tidur bersama di dalam satu kamar. Di dalam kamar tersebut, Putra Martono dan Julianna Phan melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Pada Kamis tanggal 11 September 2020 sekira jam 18.00 WIB, kedua terdakwa kembali menginap di Hotel Deli Jalan Abdullah Lubis Kelurahan/Desa Babura Kecamatan Medan Baru dan melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Selanjutnya pada Sabtu tanggal 19 September 2020 sekira jam 18.00 WIB, ketika kedua terdakwa berada di Cambridge City, korban datang ke lokasi sehingga terjadi keributan yang membuat Julianna Phan pergi.

Putra Martono yang merasa khawatir langsung pergi menemui Julianna Phan dan mengajaknya menginap di kamar nomor 306 Hotel Deli. Pada Minggu tanggal 20 September 2020 sekira jam 04.00 WIB, pintu kamar hotel yang ditempati kedua terdakwa diketuk oleh room boy atas permintaan korban.

“Saat pintu dibuka, Julianna Phan yang melihat korban menjadi terkejut dan berusaha menutup wajahnya dengan rambut. Di mana, posisi Putra Martono berada di atas tempat tidur dengan memakai celana dalam dan baju kaos. Sedangkan Julianna Phan memakai baju tidur serta celana dalam dan BH-nya terletak di rak,” pungkas JPU dari Kejari Medan itu.

Korban yang melihat perbuatan itu, langsung melaporkannya ke Polrestabes Medan. Akibat perbuatan kedua terdakwa, korban merasa malu terhadap keluarga dan sering menangis di dalam kamar. (RD)

Berita sebelumyaBuat KTP Elektronik dan KK Palsu, Tiga Terdakwa Jalani Sidang
Berita berikutnyaPolri Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat