Dituntut Rehab, Jaksa Sebut Mahasiswi Ini Korban Penyalahgunaan Narkoba

158
ilustrasi rehabilitasi korban narkoba (net)

garudaonline – Medan | Jaksa Penuntut Umum (JPU) Patrecia Pasaribu menuntut seorang mahasiswi bernama Darliani (24) selama 3 bulan penjara dipotong masa tahanan dan ditambah ketentuan wajib menjalani rehabilitasi selama 6 bulan.

Warga Jalan Budi Utomo Komplek Cemara Palace Kecamatan Medan Tembung ini dinilai terbukti sebagai penyalahguna narkotika golongan satu bagi diri sendiri.

“Meminta majelis hakim supaya menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Darliani dengan pidana penjara selama 3 bulan dan rehabilitasi selama 6 bulan,” ujar JPU di Ruang Cakra VIII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (21/10/2021).

Di hadapan Hakim Ketua, Immanuel Tarigan, JPU menilai perbuatan terdakwa melanggar Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dalam nota tuntutannya, JPU mengatakan, adapun hal yang memberatkan terdakwa, karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba.

“Sedangkan hal yang meringankan terdakwa, karena kooperatif dalam persidangan, menyesali perbuatan dan berjanji tidak akan mengulanginya serta belum pernah dihukum,” kata Patrecia.

Usai persidangan, JPU Patrecia Pasaribu ketika dikonfirmasi menjelaskan pertimbangan utama tuntutan rehabilitasi itu adalah karena terdakwa sebagai pengguna dan dianggap membutuhkan pertolongan untuk keluar dari ketergantungan.

“Tuntutan tersebut sudah sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap di persidangan dan dikaitkan dengan Undang-Undang yang berlaku. Selain itu, berdasarkan keterangan yang ada dan dari dokter sebagai ahli menyatakan bahwa terdakwa sebagai penyalahguna dan putusan undang-undang narkotika juga bahwa penyalahguna itu wajib direhabilitasi,” jelasnya, Jumat (22/10/2021).

Dalam dakwaan JPU Patrecia Pasaribu, pada Rabu tanggal 9 Juni 2021 sekira jam 17.00 WIB, petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya penyalahguna narkotika di Jalan Budi Utomo Komplek Cemara Palace Kelurahan Indra Kasih Kecamatan Medan Tembung.

“Menanggapi informasi tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi. Sesampainya di sana, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa Darliani,” ujar JPU.

Ketika dilakukan penggeledahan di rumah terdakwa, petugas menemukan barang bukti berupa 1 pipa kaca berisi sabu dengan berat bruto 2,41 gram yang disimpan di atas meja rias dalam kamar.

(RD)

Berita sebelumyaPolres Humbahas Mediasi Pelajar SMU yang Berkelahi dan Viral di Medsos
Berita berikutnyaBagikan Sembako, AKP Martualesi Sitepu: Jemaat Gereja Baptis Jangan Sampai Terlibat Narkoba