Dua Mobil Tertimpa Pohon di Depan RSUP H Adam Malik 2 Korban Meninggal Dunia

131
Angkot tertimpa pohon dan dua penumpangnya meninggal dunia, Senin (28/6/2021) petang
Angkot tertimpa pohon dan dua penumpangnya meninggal dunia, Senin (28/6/2021) petang

garudaonline – Medan l Hujan deras disertai angin yang melanda kota Medan dan sekitarnya, Senin (28/6/2021) sekira pukul 17.30 WIB, membuat dua pohon berukuran besar tumbang di Jalan Bunga Lau, RSUP H Adam Malik, Kecamatan Medan Tuntungan.

Akibatnya, dua orang penumpang mobil angkutan kota (angkot) dikabarkan meninggal dunia, sedangkan lima lainnya menderita luka.

“Dua penumpang angkot yang meninggal dunia itu merupakan perawat RSUPH Adam Malik,” terang Pejabat Sementara (Pjs) Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Martua Manik.

Dia menyebut, bersamaan dengan turunnya hujan dan angin itu, dua phon tumbang menimpa angkot KPUM 62 BK 1955 UA dan mobil pribadi Daihatsu Terios BK 1407 KD.

Peristiwa itu menimbulkan delapan orang korban, masing-masing dua meninggal dunia (perawat RSUPH Adam Malik), lima luka (perawat) dan seorang juru parkir stabil.

“Saat ini, kondisi korban luka sudah stabil,” sebut Martua Manik.

Menurut dia, tidak ada korban dari mobil Terios, karena sedang kosong dan terpakir.

“Untuk data para korban saat ini masih dalam pengecekan dan personel Sarana Prasarana RS Adam Malik bersama masyarakat sedang membersihkan pohon yang tumbang,” pungkas Martua Manik.

Sementara, Kasubag Humas RSUP Haji Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak, peristiwa itu terjadi saat para pegawai baru saja pulang dari dinasnya. Satu pohon tumbang di depan gedung administrasi menimpa sebuah mobil parkir, sedangkan satu lagi di depan gedung Central Medical Unit (CMU).

“Yang mobil pribadi nggak ada korban karena dalam keadaan kosong. Tapi yang mobil angkot ada 4 korbannya dari pegawai RS Adam Malik, 2 meninggal dunia,” sebutnya.

Kedua korban meninggal itu, kata Rosa, masing-masing bernama Teja dan Lisda Siagian yang merupakan pegawai administrasi dan perawat di bagian poli bedah. Sedangkan untuk korban luka-luka masing-masing merupakan pegawai gizi dan pegawai diagnostik terpadu.

“Keempatnya perempuan. Pasca kejadian yang meninggal langsung dibawa ke ruang instalasi jenazah dan yang luka langsung ditangani bagian ortopedi,” jelasnya.

Rosa menyebutkan peristiwa itu terjadi sesaat ketika ke 4 pegawai itu baru saja pulang kerja dan menumpangi angkot. Setelah naik, mobil angkot tidak langsung berjalan, sehingga saat pohon jatuh, langsung menimpa mereka.

“Kami dari Adam Malik berduka. Korban dievakuasi oleh pihak rumah sakit dan warga,” pungkasnya. (DED)

Angkot tertimpa pohon dan dua penumpangnya meninggal dunia, Senin (28/6/2021) petang

Berita sebelumyaSidang Suap, Terdakwa Sebut Kepsek MAN 3 Tawarkan Jabatan Kakan Kemenag Madina
Berita berikutnyaKasus Korupsi Pembangunan Gedung Kuliah UINSU, Kejari Medan Terima 3 Tersangka