Dua Sopir Angkot Berkelahi di Perumnas Mandala, Seorang Tewas

474

garudaonline РMedan l Sopir angkot Koperasi 40, Gading Wijaya Manurung (52) tewas bersimbah darah ditikam RAB alias Buyung Brutu alias Buyung Tato (45) yang juga sopir angkot Koperasi 63, Minggu (21/3/2021) dini hari. 

Sebelum perkelahian terjadi, korban datang ke pangkalan Angkot Koperasi 40 di Jalan Garuda Raya Perumnas Mandala. Saat itu korban melihat pelaku dalam kondisi mabuk minuman sedang marah-marah kepada sopir di pangkalan.

Korban kemudian menegur pelaku. Namun Buyung Tato tak terima sehingg terlibat cekcok mulut dengannya. Tiba-tiba pelaku langsung mengeluarkan pisau dari balik pinggangnya dan langsung menikam tubuh korban hingga 9 liang. Seketika itu juga korban langsung terkapar bersimbah darah dan tewas di TKP.

Sementara pelaku dengan berjalan santai meninggalkan lokasi menuju ke rumahnya dengan membawa pisau. Rekan-rekan korban kemudian membawa almarhum ke RS Muhammadiyah Jalan Mandala By Pass untuk mendapat perawatan Medis. Namun pihak rumah sakit menyatakan korban telah tewas.

Tak berapa lama personil Polsek Percut Sei Tuan tiba di lokasi kejadian guna melakukan olah TKP serta memuntai keterangan saksi-saksi. Setelah itu petugas menuju ke RS Muhammadiyah, dan selanjutnya jasad korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi.

Beberapa saat kemudian keluarga korban tiba di rumah sakit dan langsung menangis histeris lantaran mendapati korban telah tewas dengan kondisi menggenaskan.

Sejumlah warg sekitar yang diwawancarai wartawan di lokasi mengatakan diduga antara korban dan pelaku sudah ada dendam. Warga menduga bahwa pelaku yang juga sopir Angkot Koperasi 63 itu sengaja menghabisi nyawa korban. Hal itu terlihat saat kejadian pelaku sudah mempersiapkam pisau.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu Karo-karo yang dikonfirmasi wartawan lewat telepon selulernya mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Pelaku sedang dikejar anggota kita,” tutupnya singkat. (DOD)

Berita sebelumyaKekerasan Seksual Melonjak, RUU PKS Harus Disahkan
Berita berikutnyaTerlibat Narkoba, Anak Kepala Desa Diangkut Polisi