Dukung Peningkatan Produksi PT Inalum, PLN Siap Pasok Listrik Energi Ramah Lingkungan

239
PLN siap mendukung peningkatan produksi PT Inalum dengan memasok listrik energi ramah lingkungan.

garudaonline – Medan | Inalum berencana meningkatkan kapasitas produksi dengan menggunakan bahan dasar Bauksit sebagai bahan utama produksi logam aluminium sebesar 1 juta ton. PLN siap mendukung peningkatan produksi PT Inalum dengan memasok listrik energi ramah lingkungan.

“PLN siap memasok berapapun daya yang dibutuhkan oleh PT Inalum,” kata Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimatan PLN, M. Ikbal Nur, Sabtu (20/11)

Saat ini dan sampai dengan 10 tahun ke depan berdasarkan RUPTL 2021 – 2023, kelistrikan Sumatera akan memiliki daya mampu sebesar 16.221 MW, dengan beban puncak sebesar 11.661 MW sehingga terdapat cadangan sebesar 4.561 MW, saat ini proyek pembangunan PLTA Asahan 3 sudah masuk 40.78% dan tahun depan diperkirakan progressnya akan lebih agresif.

Sementara itu, Perwakilan dan Komisi VII DPR, Bambang Wuryanto mengatakan Pemerintah terus berupaya menggiatkan sektor perindustrian melalui peningkatan kapasitas produksi, dengan memindahkan perkembangan industri hulu menjadi industri yang mengolah barang jadi (hilirisasi).

Selain itu, Indonesia berkomitmen terhadap perubahan iklim global sebagai upaya menurunkan emisi lewat penggunaan bauran energi EBT dan meningkatkan kualitas lingkungan.

“EBT bukan lagi pilihan tetapi keharusan, bagaimana bisa menghasilkan energi yang affordable namun bersih dan sustainable,” ujarnya.

Proyek Asahan 3 (154 MW) oleh Pemerintah Indonesia dimaksudkan untuk meningkatkan power balance di Sumatera Utara, mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi regional, serta penggunaan EBT.

PLN terikat untuk tetap melaksanakan proyek Asahan 3 sesuai perjanjian penerusan pinjaman PLN dan Kementerian Keuangan. Presentase bauran energi EBT dan kapasitas EBT pada bulan September 2021 sudah mencapai 12.56% dari total target bauran EBT sebesar 23% pada 2025.

PLN berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan PLTA skala besar seperti yang tercermin dalam RUPTL dari 10.3 GW PLTA, PLTM dan PS yang akan dikembangkan sampai tahun 2030 dimana 51% diantaranya dikembangkan oleh PLN.

(Nor)

Berita sebelumyaVideo Mapping Gedung Warenhuis Memukau Pengunjung
Berita berikutnyaIndonesia Catat Sejarah, Pembalap Muslim Juara Dunia WSBK 2021