Es Teh Manis Beracun? Polisi Ringkus Pengedar Sabu Matraman

Seorang penjual es teh manis di Matraman, Jakarta Timur, berinisial AP (42), ditangkap polisi karena terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu. Penangkapan ini bermula dari

Redaksi

Es Teh Manis Beracun? Polisi Ringkus Pengedar Sabu Matraman
Es Teh Manis Beracun? Polisi Ringkus Pengedar Sabu Matraman

Seorang penjual es teh manis di Matraman, Jakarta Timur, berinisial AP (42), ditangkap polisi karena terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu. Penangkapan ini bermula dari laporan warga terkait transaksi narkoba di wilayah tersebut.

AP menjalankan bisnisnya dengan cara yang unik. Ia menjual es teh manis sembari mengedarkan sabu kepada pelanggannya. Keberadaan bisnis ‘dua sisi’ ini terungkap setelah penyelidikan polisi.

Penangkapan AP dan Temuan Barang Bukti

Penangkapan AP dilakukan pada akhir April 2025. Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang cukup signifikan.

Barang bukti yang ditemukan terdiri dari narkotika jenis sabu. Total berat sabu yang disita mencapai 113,46 gram.

Selain sabu, polisi juga menemukan barang bukti lain seperti plastik klip, sendok, timbangan, ponsel, kartu ATM, dan uang tunai sebesar Rp200.000. Ini menunjukkan adanya kegiatan transaksi narkoba yang cukup intensif.

Sebagian besar sabu ditemukan tersimpan di rumah AP. Rinciannya, 10 plastik klip berisi 3,37 gram sabu ditemukan saat penangkapan awal. Penggeledahan rumah kemudian membuahkan temuan tambahan sebanyak 9,14 gram (di lemari), 0,96 gram (di atas kulkas), dan 100 gram (dalam dua plastik klip terpisah).

Modus Operandi Penjualan Sabu

AP mengaku belum lama menjalankan bisnis haram ini. Ia menggabungkan penjualan es teh manis dengan transaksi sabu.

Pelanggan yang memesan sabu kemungkinan besar merupakan pelanggan tetapnya yang juga membeli es teh manis. Modus ini membuat aktivitas haramnya tersamarkan.

Harga sabu yang dijual AP terbilang tinggi, yaitu Rp1,2 juta per gram. Keuntungan yang didapatnya dari penjualan narkoba tersebut diperkirakan cukup besar.

Penyelidikan Berlanjut

Polisi kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Mereka berupaya untuk mengungkap jaringan pengedar narkoba yang terlibat dengan AP.

Diduga ada pihak lain yang memasok sabu kepada AP. Polisi akan menelusuri asal-usul sabu tersebut dan mengungkap seluruh jaringannya.

Kasus ini menjadi bukti bahwa peredaran narkoba bisa terjadi di berbagai tempat dan dengan modus yang beragam. Kewaspadaan masyarakat dan peran aktif aparat hukum sangat penting untuk memberantas peredaran narkoba.

Penangkapan AP memberikan pelajaran penting tentang perlunya meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran narkoba. Semoga kasus ini dapat menjadi peringatan bagi pihak lain yang terlibat dalam kegiatan serupa.

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar