Gubernur Sumut Pastikan Daerah Lakukan Pengawasan Ketat Prokes

101
Bupati Asahan bersama Sekda dan para Asisten mengikuti Rakor dengan Gubernur secara virtual. (garudaonline.co.id/Hans)

garudaonline – Kisaran | Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengimbau Kepala daerah Kabupaten/Kota untuk melakukan pengawasan lebih ketat dalam menegakkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Hal ini terkait dalam 14 hari terakhir jumlah kasus covid-19 per hari naik di sebagian besar Sumatera Utara. Total Kasus yang sudah terkonfirmasi sebesar 30.632 kasus. Dari data yang ada.

“Dari data yang ada, maka Kabupaten Asahan termasuk Wilayah Zona Kuning dalam kasus peningkatan Covid-19, yang dalam hal ini perlu tetap waspada,” ujar Gubernur Sumatera Utara sebagaimana disampaikan Bupati Asahan Surya usai mengikuti Rapat Koordinasi(Rakor) Satgas Covid-19 secara virtual di Aula Kenanga Kantor Bupati setempat, Rabu (19/5/2021).

Dalam Rakor, Gubernur memberikan instruksi berupa imbauan pembatasan jam operasional seperti untuk pusat perbelanjaan dan mall hanya sampai dengan pukul 9 malam.

Terkait tempat hiburan lainnya seperti karaoke keluarga, diskotik, club malam, dan bar live music maka selama 14 hari terhitung mulai tanggal 18 Mei sampai dengan tanggal 31 Mei 2021, tidak diizinkan beroperasional.

Hal-hal tersebut dilakukan demi menekan dan mencegah kenaikan kasus Covid-19 di Sumatera Utara yang terus melonjak naik akhir-akhir ini.

Jika ada yang melanggar, kata Gubernur maka akan diberikan sanksi penutupan kepada pelaku usaha karena akhir-akhir ini kondisi Sumatera Utara sedang tidak baik pasca kenaikan kasus covid-19 yang membahayakan dan bertambahnya orang yang terpapar usai libur panjang.

Gubernur juga mengatakan terkait kapasitas tempat tidur rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 semakin menipis, maka diimbau untuk dilakukan penambahan tempat tidur sebesar 30% di beberapa rumah sakit yang menampung pasien Covid-19 di Sumatera Utara.

“Penanganan covid-19 tidak boleh kendor dan kita belajar dari kasus India, sehingga jika disiplin protokol kesehatan dilakukan lebih ketat diupayakan dapat meminimalisir ledakan Covid-19 di masyarakat,” tutupnya.

(Hans)

Berita sebelumyaOmbudsman Tinjau Pelayanan Kedatangan WNA di Bandara Kualanamu
Berita berikutnya12 Orang Meninggal akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Sumut